Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga Menyemut Iringi Palebon Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan

I Dewa Made Krisna Pradipta • Kamis, 22 Juni 2023 | 01:35 WIB

 

PALEBON: Prosesi palebon Raja Denpasar IX, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan pada Rabu 21 Juni 2023
PALEBON: Prosesi palebon Raja Denpasar IX, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan pada Rabu 21 Juni 2023

DENPASAR, BALI EXPRESS- Palebon Raja Denpasar IX, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan digelar pada Rabu 21 Juni 2023. Saat pagi hari, masyarakat sudah memadati kawasan Catur Muka Denpasar. Di sana bade setinggi 20 meter dan lembu putih sudah siap menyambut kedatangan layon sang raja dari Puri Denpasar. 

Sekitar pukul 10.45 Wita, iringan upacara palebon Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan mulai bergerak dari Puri Denpasar di Jalan Veteran. Iringan dibagi ke dalam lima kloter, mulai dari dengan pengiring, selanjutnya tambur, atribut keraton, peed, bade, dan diakhiri dengan gong. Terlihat juga ogoh-ogoh, Baris Katekok Jago, gayot, puspa, lembu, hingga iringan bade turut bergerak. Jenazah raja berangkat paling terakhir diiringi oleh ribuan pengiring kemudian menuju ke Catur Muka.

Sesampainya di Catur Muka, gayot dan jenazah Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan berkeliling sebanyak tiga kali mengelilingi patung Catur Muka. Usai mengeliling patung Catur Muka, jenazah raja kemudian dinaikkan ke atas bade oleh wargi Puri Denpasar. 

Sepanjang perjalanan iringan palebon, di kiri dan kanan jalan penuh sesak oleh warga yang menonton. Bade pun bergerak melewati Jalan Udayana, menuju ke Jalan Hasanuddin, dan Jalan Imam Bonjol, hingga sampai di Setra Badung.

Sesampainya di Setra Badung, jenazah diturunkan dari bade tumpang sebelas, lalu diletakkan ke dalam lembu. Setelah diupacarai, dilanjutkan dengan proses pembakaran jenazah. Usai pembakaran dilanjutkan dengan prosesi untuk abu sisa pembakaran untuk selanjutnya dihanyutkan di Pantai Padanggalak Denpasar.

Sebelum jenazah bergerak ke Catur Muka, beberapa undangan hadir ke Puri Denpasar. Salah satunya adalah Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti bersama dengan rombongan. Selain itu, hadir juga Dewan Pertimbangan Presiden, Sidarto Danusubroto, Duta Besar Maroko untuk Indonesia dan Duta Besar Venezuela untuk Indonesia hingga perwakilan raja-raja Nusantara.

Putra pertama Raja Denpasar IX Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama atau yang akrab disapa Turah Bima mengatakan sang ayah adalah sosok yang bijaksana dan mengayomi. “Beliau bersikap adil kepada lima orang putranya. Bahkan juga kepada cucu-cucunya tetap diperhatikannya,” katanya.

Prosesi palebon dengan mengambil tingkatan paling utama ini terbilang cukup lama bahkan memakan waktu berbulan-bulan sejak Raja Denpasar IX dinyatakan lebar pada Februari 2023. 

Turah Bima menggambarkan karya palebon ini tidak jauh berbeda dengan saat karya palebon Raja Denpasar VIII atau kakek dari Turah Bima sendiri.  Raja Denpasar IX sendiri telah lebar dengan meninggalkan lima orang putra, 11 cucu, dan dua cicit.

Raja Denpasar IX di Abhiseka Ratu atau diangkat menjadi Raja Denpasar pada 25 November 2005 silam. Nama welaka atau sebelum mendapat gelar Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan yakni Cokorda Ngurah Mayun Samirana.

Sebelum ditunjuk sebagai Raja Denpasar IX, Ida Cokorda  Ngurah Jambe Pemecutan pernah berprofesi sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di Pemerintah Provinsi Bali pada era kepemimpinan Ida Bagus Mantra. Sebelumnya, Ida Tjokorda Jambe Pemecutan menempuh pendidikan terakhir di Fakultas Hukum Universitas Negeri Jember.

Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan juga pernah menjabat sebagai DPRD Provinsi Bali. Tak hanya itu, pernah juga berkiprah sebagai anggota MPR RI. Dalam kiprahnya di pemerintahan, turut menggagas pendirian monumen perjuangan Cokorda Agung Tresna. Monumen tersebut terletak di depan Banjar Tainsiat, Denpasar. Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan pun turut menggagas nama Jalan Cokorda Agung Tresna di Renon. “Saat mengemban amanah sebagai Raja Denpasar IX, Ida Cokorda pernah mengumpulkan raja atau sultan se-nusantara yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) pada 2006. Ketika itu, Ida Cokorda juga didaulat sebagai Ketua Umum FSKN. Pada Agustus 2019, terbentuk Majelis Adat Kerajaan Nusantara (MAKN) di mana Ida Tjokorda juga dipercaya sebagai Ketua Dewan Kerajaan Nusantara,” tandasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#Raja denpasar #palebon #Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan