Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tradisi Bali: Ini Syarat dan Kewajiban seorang Pande Besi saat Bekerja di Perapen

I Putu Mardika • Selasa, 10 Oktober 2023 | 17:46 WIB
KEAHLIAN: Keahlian khusus diperlukan bagi seorang pande saat mengolah besi. Selain harus menguasai teorinya, fisik juga harus kuat dan memiliki kreativitas tinggi.
KEAHLIAN: Keahlian khusus diperlukan bagi seorang pande saat mengolah besi. Selain harus menguasai teorinya, fisik juga harus kuat dan memiliki kreativitas tinggi.

BALI EXPRESS - Jro Mangku Gede Sutama yang juga berprofesi sebagai Pande mengatakan, menjadi seorang Pande besi tidaklah mudah.

Sebab, selain bakat dan keturunan, seorang Pande besi memiliki kewajiban untuk menjalani laku berpuasa dan selalu berdoa sebelum membuat senjata agar bertuah.

Bahkan, irama pukulan besi, pengaturan pembakaran besi yang dipanaskan sebelum dipukul, harus dipelajari dari para sesepuh (Mpu).

Keahlian khusus sangat diperlukan, karena saat mendesain alat pertanian, selain harus menguasai teorinya, fisik juga harus kuat dan memiliki kreativitas tinggi.

Tak hanya dijadikan tempat untuk menempa logam dan menghasilkan senjata maupun perabotan, Perapen juga menjadi tempat pemujaan Dewa Brahma dan Hyang Pasupati.

Dewa Brahma dalam Dewata Nawa Sanga adalah penguasa dan pelindung dari arah selatan yang bersthana di Pura Andakasa, dengan simbol api atau agni dengan lambang berwarna merah, yang bersenjatakan Gada, berwahana (kendaraan) angsa dan memiliki sakti (pasangan) Dewi Saraswati.

Dewa Brahma sangat diidentikan dengan unsur api.

“Api biasanya digunakan untuk memasak. Dalam kepercayaan Hindu di Bali, Dewa Brahma juga ditempatkan di dapur (paon) sebagai pelindung dalam setiap aktivitas yang dilakukan masyarakat. Tetapi sedikit berbeda dengan soroh Pande yang memiliki 2 dapur yaitu dapur untuk memasak dan dapur untuk bekerja yaitu Perapen, tempat Swadharma Memande,” paparnya.

Editor : Nyoman Suarna
#perapen #syarat #Pande Besi #tradisi bali