Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Bentrok yang Tewaskan Suwantara

I Putu Suyatra • Kamis, 13 Juli 2017 | 04:41 WIB
Photo
Photo



BALI EXPRESS, BADUNG - Polres Badung menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus pengeroyokan di Banjar Telugtug Desa Carangsari Kecamatan Petang, Senin (3/7) lalu yang mengakibatkan korbannya I Ketut Suwantara, 45, meninggal dunia di IGD RSUP Sanglah.


“Kesembilan tersangka menjalani proses hukum di Polres Badung, Delapan dari tersangka telah dilakukan penahanan, namun 1 tersangka yakni GR tidak ditahan tetapi proses hukumnya tetap berjalan,” terang Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta kemarin.


Kesembilan pelaku adalah GY, 19 berstatus mahasiswa, DE, 22 (mahasiswa), NA, 24 (mahasiswa), GP, 19, GW, 26 (mahasiswa), WP, 20, WDP, 25, GB, 20 (mahasiswa), dan terakhir GR, 17 yang merupakan seorang pelajar.


“Kami telah menetapkan sembilan tersangka dalam kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia, penahanan kami lakukan terhadap delapan tersangka sedangkan 1 tersangka kami tidak tahan karena masih di bawah umur namun proses hukumnya tetap berjalan, kesemua pelaku dikenai pasal 170 ayat 2 KUHP tentang pengeroyokan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” tandas pemegang tongkat komando Polres Badung ini.


Sebelumnya diketahui bahwa dua kelompok pemuda Banjar Pemijan, Desa Carangsari dengan pemuda Banjar Ubud, Desa Getasan, Petang bentrok di acara penggalian dana (bazzar) di Banjar Telugtug, Carangcari, Petang, Badung pada Senin (3/7) dini hari. Akhibatnya kedua belah pihak terluka dan seorang di antaranya kritis akibat luka disekujur tubuh.


Peristiwa tesebut bermula saat salah seorang pemuda asal Pemijian I Gusti Ngurah Widnyana, 24, bersama 20 orang rekannya mendatangi bazar di TKP pada Minggu sekitar pukul 21.00 wita yang terlihat tengah memesan bir.


Sedangkan di meja berlawanan I Ketut Suwantara, 46 dari kelompok berbeda bersama dengan tiga orang rekannya juga tengah minum. Beberapa jam kemudian terjadi saling pandang dan salah satu rekan Suwantara yaitu I Wayan Petis Pebriaga, 18, merasa dipelototi oleh Anak Agung Bisma dari kelompok satunya.


Merasa tidak terima, keduanya lantas terlibat cekcok. Pertengkaran inj sempat dilerai oleh beberapa pihak bazzar. Hingga akhirnya segerombolan pemuda asal Banjar Pemijian mendatangi meja Ketut Suwantara. 


Bermaksud mempertahankan diri Ketut Suwantara mengeluarkan pisau lipat dan menusuk telapak tangan Ngurah Widnyana. Melihat rekannya ditusuk, rekan korban lainnya tidak terima hingga akhirnya mengeroyok Suwantara hingga terluka parah karena mengalami sejumlah luka di sekujur wajah dan tubuhnya. 


Suwantara. Akibatnya I Ketut Suwantara terluka parah di wajah dan tubuhnya hingga kritis. 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #polda bali #denpasar #badung