Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kabel Jaringan PLN Terbakar, Warga Jalan Astina Selatan Gianyar Panik

I Putu Suyatra • Selasa, 21 November 2017 | 16:18 WIB
Kabel Jaringan PLN Terbakar, Warga Jalan Astina Selatan Gianyar Panik
Kabel Jaringan PLN Terbakar, Warga Jalan Astina Selatan Gianyar Panik

BALI EXPRESS, GIANYAR –  Warga yang melintas di Jalan Astina Selatan, Kota Gianyar Senin (20/11) sekitar pukul 09.00 kemarin, geger. Pasalnya di tengah lalu lalang warga Gianyar yang mulai beraktivitas, mereka dikejutkan suara letusan seperti kembang api di salah satu tiang listrik milik PLN.


Bahkan tak berselang lama api berkobar cukup besar. Syukurnya proses pemadaman berhasil dengan cepat dilakukan, sebelum api merembet ke rumah warga. Nengah Sumarni, 37, salah seorang saksi mata yang saat kejadian sedang berbelanja di dekat lokasi mengatakan, sebelum terjadi kebakaran pada tiang listrik yang dipenuhi kabel PLN berbagai ukuran itu memang sempat terjadi ledakan. Suaranya menurut perempuan ini cukup keras, seperti suara petasan.


“Saat suara ledakan itu terjadi, juga dibarengi dengan percikan api. Saat itu beberapa pengendara yang melintas juga langsung berhenti, dan melihat kejadian itu,” paparnya.


Menurut Nyoman Partana, saksi lainnya, api tersebut berkobar cukup lama, dengan ukuran cukup besar. Hal ini sempat membuat warga panik, lantaran mereka takut api pada kabel tersebut bakal terus merembet mengikuti arah kabel-kabel lainnya, termasuk yang tersambung ke rumah-rumah warga.


“Saat itu banyak yang menonton, dan juga mulai panik. Itu kan kabel listrik yang beberapa bagiannya juga terhubung dengan rumah-rumah sekitarnya. Makanya beberapa warga ada yang langsung menghubungi pemadam kebakaran,” terangnya.


Tak berselang lama, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian. Ketika itu sesekali api di saluran kabel listrik tersebut sempat mati, namun masih mengeluarkan asap. Tapi sesekali pula, kobaran api kecil kembali muncul di bagian kabel lainnya.


Setelah memastikan tak ada lagi api yang berkobar, serta persiapan yang sudah dilakukan, tim pemadam kebakaran akhirnya mulai menyemprotkan air ke arah belasan kabel yang melintang dan terpasang di tiang listrik tersebut. Untuk mengantisipasi aliran listrik, petugas pemadam kebakaran memilih untuk menggerak-gerakkan semprotan air. Hanya butuh waktu kurang dari 15 menit, api sepenuhnya padam, dan tidak ada lagi asap yang keluar.


Nah apakah kejadian tersebut terkait atau tidak, tapi selama kurang lebih dua jam beberapa tempat di Kota Gianyar mengalami mati listrik. Kondisi ini seperti tampak di Kantor Diskominfo, hingga Gedung DPRD Gianyar. Tak ayal matinya aliran listrik tersebut membuat beberapa agenda rapat, seperti rapat badan anggaran digeser ke ruangan samping. Ini dilakukan, untuk memanfaatkan sinar matahari yang masuk dari jendela. “Sudah sejak dari tadi mati lampu. Makanya rapatnya pindah ke ruangan samping. Karena ruangan rapat di dalam gelap gulita,” ucap salah seorang anggota dewan.


Dikonfirmasi mengenai kejadian terbakarnya kabel listrik di Jalan Astina Selatan tersebut, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Bali, I Gusti Ketut Putra mengatakan, hal tersebut terjadi karena adanya jointing tembus yang disebabkan faktor beban penyulang yang besar. “Itu yang membuat jointingnya tembus. Tapi tadi sudah langsung diperbaiki petugas kami di lapangan,” ucapnya.


Ditanya mengenai ada tidaknya kaitan antara kejadian itu dengan beberapa tempat di Kota Gianyar yang mengalami mati listrik. Pria ini langsung membantahnya. Lantaran, matinya listrik di beberapa tempat dia sebut karena pengaruh hujan yang sempat mengguyur wilayah Gianyar beberapa jam sebelumnya. 

Editor : I Putu Suyatra
#gianyar #terbakar