BALI EXPRESS, AMLAPURA - Meksi pihak kepolisian mengaku memperketat pengawasan agar tak ada lagi pendaki nekat mendaki Gunung Agung, ternyata kecolongan lagi. Hal tersebut setelah dua orang wisatawan mancanegara (wisman) asal Australia lolos mendaki Gunung Agung, Kamis (4/1) sekitar pukul 01.00 wita. Wisman yang mendaki hingga ke puncak gunung tersebut adalah Ricky Tonacia, 34, dan rekannya Jack Dennaro,26.
Dua wisatawan tersebut masuk ke zona rawan diantar sopir freelance, I Gusti Gede Putu Merta,51, bersama I Gusti Putu Ngurah Bagus Pradnya,24. Wisman yang naik melalui jalur pendakian Pura Pasar Agung Desa Sebudi, tersebut diantar sampai di portal wilayah Desa Sebudi.
“Karena sampai di portal mobil tidak bisa lewat. Jadi diantar sampai di sana, sopirnya balik, menunggu di Desa Selat,” ujar Kapolsek Selat, AKP I Gede Sudartawan saat dikonfirmasi Bali Express (Jawa Pos Group), Kamis (4/1).
Berdasarkan hasil interogasi, Sudartawan menyebutkan dua wisman itu nekat mendaki Gunung Agung yang masih dalam status Awas karena penasaran. “Mereka sekadar traveling, katanya penasaran dengan Gunung Agung,” ujar Sudartawan.
Sementara Merta dan Pradnya kepada polisi mengakui mengantar dua wisatawan itu ke zona rawan, setelah sebelumnya diminta mengantar ke pura besar di Karangasem. Dua wisman yang menginap di wilayah Canggu, Badung, itu sempat diajak ke Pura Besakih menggunakan mobil APV DK 1681 OS, Rabu (3/1) sekitar pukul 20.00 wita. Hanya saja, tiba di parkir bawah Pura Besakih, dua wisman itu mengatakan salah jalur. Lalu menuju Pura Pasar Agung Sebudi. Tiba di portal Desa Sebudi, kedua wisman tersebut sempat diingatkan agar tidak melakukan pendakian karena di sudah ada warning agar tidak masuk ke areal Pura Pasar Agung termasuk mendaki gunung tertinggi di Bali itu.
“Wisatawan tetap ngotot naik,” terang polisi tiga balok di pundak itu.
Kedua wisman ketahuan mendaki setelah sopir tersebut menunggunya di portal tempat mereka menurunkan sebelumnya. Di sana, sopir bertemu dengan relawan Pasebaya Gunung Agung.
Editor : I Putu Suyatra