BALI EXPRESS, TABANAN - Jenazah pemuda I Gede Adi Merta Yasa, 21, asal Banjar Pegubugan Kangin, Desa Pesagi, Kecamatan Penebel, Tabanan, akhirnya ditemukan Sabtu (10/2) sekitar pukul 13.00. Jenazah korban mulai muncul ke permukaan setelah keluarga korban memercikkan tirta di kawasan Bendungan Telaga Tunjung.
Korban menghilang sejak Kamis (8/2) lalu, itu ditemukan tim gabungan di sekitar jembatan gantung yang ada di areal Bendungan Telaga Tunjung memasuki Campuhan (pertemuan sungai, Red) Pacut. Dimana sebelumnya keluarga korban melakukan upacara Mepekeling di Pura Dalem dan Pura Panti setempat.
"Jenazah korban mulai muncul ke permukaan sekitar pukul 13.00 sekitar 10 meter jembatan gantung, dengan pakaian dan digunakan sebelum menghilang," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan, I Putu Trisna Widiatmika.
Ia menambahkan pencarian hari ketiga dimulai sejak pukul 07.00 hingga akhirnya jenazah korban mulai mengambang ke permukaan.
Setelah dievakuasi oleh tim gabungan dari Basarnas Bali, BPBD Tabanan, Rescue Sabhara Polda Bali dan Pol Air Polda Bali, jenazah korban selanjutnya dibawa kerumah duka. Dan berdasarkan pemeriksaan luar terhadap jenazah, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan, namun keluarga korban menolak dilakukan otopsi dan merelakan kepergian korban.
Proses evakuasi pun berlangsung dramatis diiringi isak tangis keluarga dan kerabat korban. Ibu korban, Ni Wayan Ernilawati, 45, dan ayah korban I Nyoman Suarsana, 50, juga terus berteriak histeris karena tak kuasa melihat kondisi anak semata wayangnya yang sudah tak bernyawa.
Editor : I Putu Suyatra