Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Waduh, Tanjung Benoa Diserbu Sampah

I Putu Suyatra • Rabu, 11 April 2018 | 17:35 WIB
Waduh, Tanjung Benoa Diserbu Sampah
Waduh, Tanjung Benoa Diserbu Sampah

BALI EXPRESS, MANGUPURA - Pasca sampah kiriman, kini kawasan pantai di Badung kembali “dikunjungi” sampah. Kali ini, sampah dominan berupa tumbuhan laut. Kawasan Pantai Tanjung Benoa, Kuta Selatan misalnya. Sampah rumput laut menumpuk di sekitaran pantai yang menjadi salah satu daya tarik wisatawan tersebut, Selasa (10/4).


Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Putu Eka Merthawan, sampah yang dominan berupa rumput laut tersebut memang mulai datang akibat pengaruh angin muson timur. April ini, kata dia, hanya permulaan. Ia memprediksi, sampah tersebut kian bertambah hingga beberapa bulan ke depan. “Diperkirakan, sampai dengan November 2018 mendatang, sampah rumput laut ini akan semakin banyak. Inilah alam,” ujarnya.


Mantan Camat Petang itu pun menegaskan, pihaknya tak tinggal diam. Apalagi menjelang event internasional, seperti IMF yang digelar Oktober mendatang. Ia tak ingin citra Bali, khususnya Badung menjadi terganggu karena sampah tersebut. “Badung dan Bali harus bersinergi dan bersikap untuk membuat rencana aksi dan aksi nyata agar tak ada kampanye hitam terkait sampah ini,” tegasnya.


Dengan demikian, birokrat asal Sempidi, Mengwi ini menyatakan, hari ini pihaknya akan menerjunkan tim untuk melakukan penanganan ke sejumlah pantai yang diserbu sampah, khususnya Tanjung Benoa. “Besok (hari ini), tim URC Kebersihan akan kami turunkan ke Tanjung Benoa untuk melakukan pengecekan dan penanganan lebih lanjut,” tandasnya. 

Editor : I Putu Suyatra
#badung #sampah