BALI EXPRESS, DENPASAR - Pemprov Bali punya Perusda (Perusahaan Daerah) Bali. Gubernur Bali Wayan Koster melakukan perombakan habis - habisan, dengan mengganti seluruh jajaran Direksi dan Badan Pengawas Perusda Bali. Seluruh jajaran diganti. Termasuk Dirut Perusda Bali Nyoman Baskara yang disebut orang dekat Mantan Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga diganti.
Informasi yang dirangkum Koran ini, Perusda Bali mengalami pergantian jajaran Direksi dan Badan Pengawas mulai Selasa (8/1).
Jajaran Direksi Perusda Bali sebelunhya adalah Dirut Perusda Bali Nyoman Baskara, kemudian Direktur Operasional Gede Darmaja (Pensiunan Kadisperindag Bali), Ketua Badan Pengawas Ketut Teneng (Pensiunan Kepala Inspektorat Bali) dan Anggota Badan Pengawas AA Sujaya (Pensiunan Kadisdikpora Bali). “Sudah secara otomatis semuanya diberhentikan, karena sudah turun SK pengganti untuk Direksi dan Badan Pengawas,” jelas sumber Koran ini.
Yang menggantikan rata - rata adalah alumnus ITB (Institut Teknologi Bandung). Artinya satu almamater dengan Gubernur Bali Wayan Koster. Informasinya, Dirut yang baru bersama Kepala Biro Ekbang Pemprov Bali Nengah Laba, bertemu dengan jajaran lama untuk menyampaikan hasil seleksi jajaran Direksi dan Pengawas yang baru. “Jadi per hari ini (Selasa 8/1), sudah beralih. Sudah ada peralihan, dan Dirut yang baru sudah mulai masuk kantor. Walaupun nanti dilantiknya belakangan,” sambungnya.
Siapa Dirutnya? Sumber Koran ini hanya mengatakan namanya Suryawan. Namun kiprahnya juga belum diketahui. Dikonfirmasikan ke Kepala Biro Ekbang Nengah Laba membenarkan memang sudah ada peralihan secara menyeluruh, dari jajaran Direksi lama dan Badan Pengawas lama ke yang baru. “Sudah per hari ini (Selasa) sudah observasi kantor dan lapangan, untuk jajaran Dirut yang baru. Semua sudah sama – sama menerima, kebetulan masa jabatannya akan habis pada April 2019 ini,” kata Laba.
Dia mengatakan proses seleksi dilakukan dan dirinya menjadi Sekretaris Tim Seleksi. Melibatkan jugaAsisten II Dewa Sunarta. Laba mengatakan sama sekali tidak ada muatan politik, namun baginya ini kebijakan pimpinan yaitu Gubernur Koster yang ingin mengembangkan Perusda Bali untuk jauh lebih bagus sesuai dengan visi dan misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Tidak ada urusan politik, namun Bapak Gubernur ingin lebih maju, ingin agar bisa lebih bagus sesuai dengan visi misi Beliau. Selain itu hasil audit Inspektorat juga menyatakan Perusda tidak ada kemajuan berarti,” kata Laba.
Dia membenarkan bahwa rata – rata alumni ITB. Dan membenarkan juga bahwa, Suryawan saat ini menjabat sebagai Dirut Perusda Bali. “Pak Suryawan yang lolos untuk menjadi Dirut setelah proses seleksi,” urai Laba.
Sedangkan untuk posisi Direktur Keuangan bernama IB Purnama, Direktur Operasional Agung, Ketua Badan Pengawas IB Mahayana dan Anggota Badan Pengawas bernama Gembong. “Nama lengkapnya saya tidak detail, untuk Pak Agung dan Gembong. Datanya di kantor soalnya saya tidak hafal,” kata Laba saat dikonfirmasi lewat telepon.
Laba juga memastikan, bahwa jajaran Direksi dan Badan Pengawas Perusda Bali ini akan dilantik pada Sabtu 12 Januari beberapa hari lagi. “Tanggal 12 akan dilantik oleh Pak Gubernur, namun SKnya sudah per hari ini (Selasa),” pungkasnya.
Editor : I Putu Suyatra