Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Villa WNA Inggris di Tangguwisia Terbakar

Nyoman Suarna • Senin, 11 November 2019 | 01:50 WIB
Villa WNA Inggris di Tangguwisia Terbakar
Villa WNA Inggris di Tangguwisia Terbakar


SERIRIT, BALI EXPRESS - Kebakaran hebat melanda Villa King Viser yang berlokasi di Banjar Dinas Tegal Sari, Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt pada Sabtu (9/11) pukul 06.30 Wita. Beruntung tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.


Terbakarnya villa King Viser milik Mr. Nigel, 70, warga kebangsaan Inggris ini, pertama diketahui oleh security Villa Bossi, Komang Arya Madu, 26. Pria asal Desa Tangguwisia itu melihat asap hitam membumbung yang diduga berasal dari lantai dua villa King Viser.


Melihat kejadian tersebut, Arya langsung menghubungi manajer Villa King Viser, Kadek Sariani dan Babhinkamtibmas. Selanjutnya, menghubungi petugas pemadam kebakaran wilayah Seririt untuk memadamkan api.


Sekitar pukul 06.45 Wita, satu unit kendaraan pemadam kebakaran sampai di lokasi.  Api baru dapat dipadamkan pukul 07.30 Wita. Sedangkan bagian atap villa berbahan ilalang dan kayu ludes dilahap si jago merah. “Korban jiwa nihil, penyebab kebakaran masih diselidiki,”  ujar Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya, saat dikonfirmasi Minggu (10/11) pagi.


Pada hari yang sama, kebakaran juga melanda sebuah warung di Banjar Dinas Palasari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, pukul 20.00 Wita. Bangunan pemanen berukuran 4x5 milik Kadek Suwirta, 33, ludes tanpa sisa.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, api pertama kali dilihat oleh Putu Sarjana, 22, warga setempat. Kala itu kondisi warung dalam keadaan kosong. Pasalnya, Suwirta dan keluarga sedang sembahyang di sanggah dadianya.


Saksi yang melihat api berkobar dari dalam warung lantas menghubungi pemilik warung. Suwirta pun bergegas pulang untuk menyelamatkan barang dagangannya dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.


“Proses pemadaman butuh waktu 30 menit. Korban jiwa nihil, tapi kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta. Penyebabnya masih dalam lidik,” imbuh Iptu Sumarjaya.


Atas musibah kebakaran tersebut, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar memperhatikan instalasi listrik di bangunan sehingga dapat mencegah potensi terjadinya kebakaran.

Editor : Nyoman Suarna
#kebakaran #villa #buleleng