AMLAPURA, BALI EXPRESS – Cariasa asal Gianyar bersama rekannya tentu bertanya-tanya, mengapa kapal motor yang ditumpanginya dari Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), tak kunjung merapat ke dermaga 1 Pelabuhan Padang Bai, Rabu (29/1) pagi. Semua penumpang memilih berada di samping dek untuk melihat situasi.
Sejak pukul 05.25, Kapal Motor Penumpang (KMP) Parama Kalyani tiba di perairan Pelabuhan Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem. Kapal yang mengangkut 176 orang termasuk awak kapal itu, berangkat dari Lombok, Selasa (28/1) sekitar pukul 23.50.
Suprastono, kapten kapal berusaha melakukan manuver setibanya di area dermaga. Namun beberapa kali melakukan olah gerak untuk melakukan bongkar muat, kapal justru terhenti akibat tertahan di perairan dangkal.
Para penumpang mulai risau karena khawatir tak bisa tepat waktu sampai di tujuan masing-masing. Sebab, kapal Parama Kalyani gagal bongkar muat di dermaga 1. Peristiwa itu pun dilaporkan ke KSOP Pelabuhan Padang Bai dan Basarnas Karangasem.
Awak kapal sedang sibuk-sibuknya menenangkan para penumpang dengan memberikan beberapa makanan kecil. Sedangkan sisanya meminta bantuan ke beberapa pengelola kapal boat bagar bisa mengevakuasi penumpang.
Selama hampir 6,5 jam, penumpang tertahan di atas kapal. Proses evakuasi oleh personel gabungan Basarnas baru bisa dimulai pukul 08.20. Evakuasi berjalan lancar dengan melibatkan personel kepolisian air Polda Bali dan Polres Karangasem, ASDP Padang Bai, dan beberapa pelaku usaha kapal boat.
Koordinator SAR Karangasem I Gusti Ngurah Eka Widnyana mengungkapkan, berdasarkan laporan beberapa sumber dan awak kapal, Kapten Suprastono melakukan manuver di perairan dangkal, 100 meter dari dermaga 1. "Kami baru bisa evakuasi saat air laut pasang," imbuh Eka Widnyana, Rabu (29/1).
Sementara itu, puluhan kendaraan terdiri atas sepeda motor hingga truk besar masih ada di dalam kapal. Proses evakuasi badan kapal membutuhkan waktu dua jam.
Semua penumpang diturunkan dari Parama Kalyani satu per satu dengan kapal karet. "Proses evakuasi berlangsung kurang lebih dua jam dengan hasil seluruh penumpang telah terevakuasi dalam keadaan selamat dan kapal akhirnya bisa sandar di dermaga," ungkap Eka.
Editor : Nyoman Suarna