BADUNG, BALI EXPRESS – Video memperlihatkan seorang pria terkapar di Jalan Blambangan, Kuta, tepatnya di depan warung nasi padang depan markas Koramil Kuta sempat viral di media sosial. Video yang menjelaskan kejadian, Senin (16/3) itu, diduga korban terpapar Korona.
Salah seorang sumber bernama Iron yang dimintai keterangan oleh Bali Express di TKP, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi Minggu (15/3) sekitar pukul 14.30.
Iron yang juga penjual nasi padang tersebut menjelaskan, sebenarnya korban terjatuh, bukan karena virus Korona, tetapi akibat penyakit epilepsinya kambuh. “Dia sebenarnya epilepsi, bukan Korona seperti disebut di beberapa medsos,” tuturnya kepada Bali Express.
Iron pun membeberkan kronologis kejadian tersebut. Saat itu, terang Iron, sebenarnya korban sudah tahu kalau epilepsinya akan kambuh. “Karena itu, dia kemudian hendak berhenti di depan warung saya. Namun, sebelum motornya berhenti, dia sudah kejang-kejang. Akibatnya, motornya langsung ngegas dan menabrak motor yang parkir di sini, lalu terjatuh,” terang Iron.
Sekitar 15 menit kemudian, korban kembali sadar. “Saat epilepsi, keluar busa dari mulutnya. Sekitar 15 menit, dia kejang-kejang, kemudian sadar. Saat sadar, dia mengaku memiliki riwayat penyakit epilepsi,” terang Iron kembali.
Saat korban kejang-kejang, memang tidak ada yang berani mendekat karena khawatir virus Korona. “Memang tidak ada yang berani mendekat, menyentuh korban. Tapi setelah sadar, dia bercerita tentang penyakitnya. Setelah pulih, dia pun pulang,” terang Iron.
Seorang petugas kepolisian Kuta yang berada di TKP juga menerangkan bahwa korban menderita epilepsi sejak dulu. “Dia mengatakan, memang memiliki riwayat epilepsi sejak lama. Jadi bukan akibat virus Korona, seperti yang disebut di media sosial. Karena setelah pulih, dia pulang. Dia bilang berasal dari Jimbaran. Sempat saya hendak panggilkan ambulans, tapi dia sudah adar,” terangnya.
Editor : Nyoman Suarna