Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

RSH Unud Berbagi Tips Merawat Hewan di Tengah Pandemi Covid-19

I Putu Suyatra • Selasa, 19 Mei 2020 | 02:15 WIB
RSH Unud Berbagi Tips Merawat Hewan di Tengah Pandemi Covid-19
RSH Unud Berbagi Tips Merawat Hewan di Tengah Pandemi Covid-19


DENPASAR, BALI EXPRESS – Rumah Sakit Hewan Universitas Udayana selama Covid-19 ini jarang melakukan pelayanan secara daring (online). Sebab, hal tersebt akan menyulitkan tenaga kesehatan melakukan diagnosa untuk mengetahui penyakit atau gejala yang dialami pasien (hewan). Meski begitu, mereka berbagi tips merawat hewan peliharaan di tengah wabah Covid-19.



Ditemui Senin (18/5), Direktur Rumah Sakit Hewan Pendidikan Universitas Udayana, Ni Ketut Suwiti menjelaskan, perawatan hewan peliharaan saat pandemi sama saja seperti sebelum pandemi. Hanya saja, khusus kepada pemilik agar meningkatkan perhatiannya kepada hewan yang dipelihara. “Mungkin khusus kepada ownernya atau pemilik hewannya agar lebih memperhatikan kebersihannya. Karena kan berhubungan langsung dengan kotoran hewannya. Jadi harus tetap menggunakan APD seperti masker dan sarung tangan,” ujarnya.



Suwiti menambahkan, untuk menjaga kesehatan hewan, owner atau pemilik harus rutin melakukan cek kesehatan ke dokter hewan, membersihkan hewan atau memandikannnya 2-3 kali dalam seminggu, serta memberikan makanan yang bernutrisi. Selain itu, proses grooming atau perawatan penampilan hewan peliharaan perlu dilakukan untuk enjaga hewan piaraan tetap terawat. Grooming juga sekaligus dapat menjaga kesehatan hewan. “Grooming juga berfungsi untuk menjaga kesehatan fisiologis dan juga psikologis hewan. Ini juga berfungsi untuk merangsang kulit sehingga minyak alaminya dapat bersirkulasi ke bulu. Grooming teratur yang profesional juga membuat groomer dapat memeriksa potensi masalah kesehatan pada hewan, seperti misalnya kerontokan bulu, pertumbuhan abnormal dan tumor, adanya kutu, serta jenis parasit lain,” kata Suwiti.


Menjaga hewa agar tetap bersih juga perlu diperhatikan untuk menghindari terinfeksinya pemilik dari berbagai virus dan bakteri. Menurut prakiraan para ahli, hewan piaraan seperti anjing dan kucing memiliki kemungkinan untuk terpapar covid-19. Sehingga dapat menularkan kepada tuannya. “Sebenarnya belum ada penelitian yang menguatkan kalau hewan bisa terinveksi virus. Tapi ada kemungkinan, misalnya ada orang yang positif tidak sengaja menyentuh peliharaan kita, lalu kita memegang anjig tersebut, bisa jadi kita juga terpapar corona. Tapi sekali lagi ini baru penelitian pendahuluan. Tidak ada ilmu atau kajian yang pasti. Dan belum ada yang menyatakan bahwa hewan bisa terinveksi corona,” tegasnya.


Editor : I Putu Suyatra
#bali #denpasar