Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gas Metan Meledak, TPA Bengkala Kembali Terbakar

Nyoman Suarna • Senin, 8 Juni 2020 | 00:33 WIB
Gas Metan Meledak, TPA Bengkala Kembali Terbakar
Gas Metan Meledak, TPA Bengkala Kembali Terbakar


KUBUTAMBAHAN, BALI EXPRESS - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bengkala yang berlokasi di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan terbakar sejak Sabtu (6/6) sekira pukul 11.00 Wita siang. Kendati telah dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran, rupanya api masih melahap sampah di lahan seluas 2 hektar dari luas TPA 4,5 hektar.



Pengawas TPA Bengkala, Dewa Komang Nila Artawan menjelaskan, titik api dipicu dari ledakan gas metan yang bersumber dari sampah kering. Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan pada Sabtu siang untuk memadamkan api. Namun, malam harinya, lahan kembali terbakar dengan kepulan asap tebal.



“Memang cuaca panas juga berpengaruh. Termasuk gas metan yang meledak. Hal ini diperparah oleh sampah korek gas yang terbakar bersama sampah,” ujar Nila saat dikonfirmasi, Minggu (7/6) siang.



Lanjut Nila, musim kemarau menjadi andil besar terjadinya kebakaran sampah. Kedepan pihaknya berharap agar pemerintah segera menyediakan lahan baru untuk pembangunan TPA baru di Buleleng. Pasalnya, saat ini kondisi TPA Bengkala sudah overload.



“Lahan TPA yang baru, sistemnya sanitary refil. Isinya sampah, tanah, sampah, tanah. Itu pun kalau masyarakat mau memilah sampah dari rumah tangga masing-masing, agar TPA tidak cepat overload,” imbuhnya.



Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng dr. Nyoman Sutjidra, Sp.Og yang meninjau lokasi terbakarnya TPA Bengkala mengaku telah menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup agar membuat selokan-selokan yang berfungsi sebagai sekat untuk meminimalisasi terbakarnya lahan TPA.



“Jadi sekat-sekat itu bisa memecah agar kebakaran tidak menyebar. sehingga bisa diminimalisasi dampaknya,” singkat Sutjidra.



Editor : Nyoman Suarna
#singaraja