Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ratusan Pohon Tabebuya Ditanam di Tukad Mati Tengah

I Komang Gede Doktrinaya • Sabtu, 20 Juni 2020 | 13:58 WIB
Ratusan Pohon Tabebuya Ditanam di Tukad Mati Tengah
Ratusan Pohon Tabebuya Ditanam di Tukad Mati Tengah


MANGUPURA, BALI EXPRESS - Lebih dari 400 Pohon Tabebuya ditanam di sepanjang Tukad Mati Tengah, Kelurahan Legian, Kecamatan Kuta, Jumat kemarin (19/6). Kegiatan itu dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Wabup I Ketut Suiasa. Gerakan yang bertajuk ‘Satu Pohon Sejuta Manfaat’ ini digagas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung bersama LPM Kelurahan Legian.


Bupati Giri Prasta bersama rombongan turun langsung ke bantaran Tukad Mati untuk menam 30 pohon secara simbolis pohon yang terkenal keindahan bunganya terdebut. Satu per satu pohon ditanam di lubang yang memiliki kedalaman 40 sentimeter dengan jarak lima meter.


Giri Prasta mengatakan, gerakan penghijauan dengan Pohon Tabebuya ini sangat penting dilaksanakan, karena banyak manfaat yang akan diperoleh. Selain mampu menahan erosi, bunga yang dihasilkan pohon tersebut nantinya juga dapat menambah estetika keindahan Tukad Mati, sehingga dapat dinikmati masyarakat sekitar dan wisatawan.


“Hari ini berkaitan dengan sudah rampungnya penataan lanjutan Tukad Mati yang dilakukan Balai Wilayah Sungai Bali Penida, kami Pemkab Badung menanam Pohon Tabebuya di sepanjang bantaran sungai. Semoga dengan penanaman ini alam kembali hijau,” terangnya.


Dikatakannya, akar pohon ini dapat menahan tanah dengan kuat, dahannya bisa menjadi tempat hidup burung dan keindahan bunganya dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan. Ia menambahkan, kedepan kawasan ini akan digarap Pemkab Badung menjadi objek wisata atraktif, sehingga ada variasi objek wisata di kawasan Legian.


Pihaknya juga berharap, dengan adanya penanaman pohon ini dapat membantu menjaga keasrian ekosistem daerah aliran Tukad Mati, serta berkontribusi menciptakan lingkungan yang asri, dan suhu udara yang baik bagi masyarakat sekitar. Sehingga nantinya dapat dinikmati anak cucu.


Lebih lanjut Ketua DPC PDIP Badung ini mengatakan, kedepan akan dilakukan penataan garis pantai dengan menanam Pohon Cemara Udang guna pencegahan abrasi yang mungkin sewaktu-waktu bisa terjadi.


Dalam kesempatan kemarin, Bupati Giri Prasta juga menyampaikan kesiapan Badung dalam menyambut tatanan budaya hidup baru (New Normal), sesuai petunjuk dan arahan pemerintah pusat. Ia menyebutkan, pihaknya sudah menyiapkan regulasi penerapan New Normal pariwisata secara bertahap dengan mengedepankan clean, health dan safe. “Kami mohon kepada masyarakat dan pelaku usaha pariwisata untuk bersabar menyambut New Normal pariwisata. Kami sudah menurunkan tim verifikasi guna mengecek kesiapan objek daerah tujuan wisata (ODTW) yang ada di Badung,” ujarnya.

Editor : I Komang Gede Doktrinaya