Nama Gede Sukrada kian ramai diperbincangkan di dunia maya. Pria unik asal Desa Anturan Kecamatan Buleleng selalu sukses mengocok perut penonton lewat video pendeknya bersama Ketut Agus Suadnyana alias Jem Tattoo. Bahkan, Sukrada bersama Jem Tattoo mulai ramai menerima tawaran job endorse dari berbagai pihak hingga Polres Buleleng. Seperti apa?
KETENARAN Gede Sukrada memang tak lepas dari sosok Ketut Agus Suadnyana alias Jem Tattoo, yang sekaligus vokalis Band Jem Tattoo. Pria asal Pemaron inilah yang sering melibatkan Gede Sukrada untuk membintangi video-video kocak nan pendek untuk menghibur penonton dunia maya.
Seperti dijelaskan Jem Tattoo, awal mula dirinya berkenalan dengan Sukrada ketika tahun 2017 silam. Kala itu Band Jem Tattoo sedang membuat Klip Video untuk single berjudul “Metajen”. Kala itu pihaknya bermaksud menghadirkan sosok pria yang gemar metajen dengan wajah kocak dan tingkah lucu.
Dari sanalah ia terinspirasi untuk melibatkan Sukrada dalam penggarapan vieo klip tersebut. Benar saja, prediksi Jem Tattoo tak meleset. Klip Video tersebut ramai ditonton di akun Youtube bahkan hingga 4 juta viewers.
“Mungkin karena lucu, kocak. Ini pertanda interest masyarakat sangat tinggi, sehingga banyak tawaran endorse untuk dibuatkan video selanjutnya,” ujar Jem Tattoo saat dokonfirmasi Bali Express (Jawa Pos Group) belum lama ini.
Berangkat dari kesuksesan inilah, Jem Tattoo bersama Sukrada kian dikenal. Mereka kemudian mendapat banyak tawaran job untuk meng-endorse produk-produk dari sponsor. Job tersebut berasal dari seluruh Bali.
Jem Tattoo tak menampik jika memahami karakter Gede Sukrada memang tak semua orang bisa. Dirinya mengaku sudah paham betul “medan” bagaimana mengendalikan Sukrada saat diajak syuting video untuk endorse produk. Sebab, perlu memahami mood nya pria berusia 60-an tahun ini agar bisa diarahkan saat syuting sesuai skenario.
Satu kali take video bersama Sukrada, sebut Jem Tattoo, butuh waktu hingga delapan jam. Itu pun lebih banyak improvisasinya, mengingat Sukrada memang kerap mengeluarkan celotehan yang tak disangka, namun garing dan lucu.
“Saya ini ibarat ayahnya Gede (Sukrada). Harus tahu kapan dia sedang on atau sedang mood. Makanya saya seperti ngempu (momong, Red) saat syuting. Saya ambilin dia makan, minum, rokok saya hidupin. Pokoknya saya seperti ngempu anak. Makanya saya buat konten Ngempu Sukrada di Chanel Youtube,” selorohnya sembari tertawa.
Lambat laun setiap video yang di-share di media sosial selalu banjir like dan komentar. Bahkan, ribuan netizen kerap membagikan video-video kocak antara Sukrada dan Jem Tattoo. Tentu saja namanya kian melambung, meski kadang Sukrada tak pernah menyadari itu.
Karena ketenarannya itulah, Sukrada mulai dilirik produser dari Sila Home Production untuk membintangi klip video. Salah satunya klip video lagu “Mik Pok Neh” ciptaan Jun Bintang yang dicover oleh Artis Pop Bali, Dewi Pradewi dengan sajian keroncong.
Dalam video berdurasi sekitar lima menit itu, Sukrada memang senantiasa tampil kocak. Bahkan, ia kerap melontarkan kata-kata lucu yang tak terduga. Hingga kini video tersebut sudah ditonton sebanyak 534 ribu kali dan di like 4,1 ribu.
“Saya ikut mendampingi saat syuting. Mengarahkan, karena memang dia sregnya sama saya. Sehingga saat syuting bisa menuruti apa yang diarahkan sesuai keinginan dari produser. Memang di sinilah keunikannya. Saya yang makin gila, Sukrada yang makin waras,” guyonnya.
Editor : Nyoman Suarna