Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Diperkirakan Tenggelam 15 Jam Lalu, Jasad Tanpa Identitas Dievakuasi

Nyoman Suarna • Selasa, 14 September 2021 | 21:14 WIB
Diperkirakan Tenggelam 15 Jam Lalu, Jasad Tanpa Identitas Dievakuasi
Diperkirakan Tenggelam 15 Jam Lalu, Jasad Tanpa Identitas Dievakuasi

GIANYAR, BALI EXPRESS - Sesosok jasad tanpa identitas ditemukan mengambang di perairan Gianyar, Selasa (14/9). Jasad berjenis kelamin laki-laki itu selanjutnya dievakuasi oleh Balawista Gianyar di Pantai Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.


 


Ditemui di TKP, anggota Balawista Gianyar, I Wayan Join Hermanto, menyampaikan bahwa informasi mengenai temuan jenazah itu pertama kali diterima oleh pihaknya dari nelayan asal Desa Lebih sekitar pukul 09.00 WITA. "Kami diberikan informasi via telepon bahwa ada sesosok jenazah di perairan Batu Tumpeng, Klotok, Klungkung yang terombang-ambing dan mengarah ke barat," ujarnya.


 


Selanjutnya pihaknya berkoordinasi dengan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Gianyar. Kemudian informasikan ke BPBD Klungkung, karena jenazahnya terpantau di perairan Klungkung. "Namun Balawista Gianyar tetap stand by di tepi Pantai Lebih," sambungnya.


 


Karena pergerakan di Klungkung lambat, maka pihaknya pun menunggu hingga dua jam. Namun karena khawatir mayat akan menjauh ke arah selatan, maka pihaknya akhirnya menurunkan Rubber Boat untuk melakukan evakuasi di selatan Pantai Lebih atau sekitar 2 mill dari pesisir. "Kami meluncur ke laut, dan mengevakuasi jenazah tersebut. Saat kami temukan mayat berdiri terapung, posisi setengah miring, belum terlentang berjenis kelamin laki-laki," bebernya.


 


Lebih lanjut ia menyebutkan, jenazah itu ditemukan menggunakan celana pendek hitam bergaris dan diperkirakan berusia sekitar 70 tahun. Hanya saja tidak ditemukan identitas pada korban. "Identitas tidak ditemukan. Tapi kondisi jenazah utuh, wajah utuh, dan masih bisa dikenali. Diperkirakan meninggal dunia 15 jam sebelum ditemukan," bebernya.


 


Kendatipun belum diketahui identitasnya, namun diduga korban berasal dari Klungkung dan terseret arus saat mandi di pantai. Terlebih pada pagi hari arah angin mengarah ke barat. 


 


Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar, I Gusti Ngurah Dibya Presasta, mengatakan bahwa setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dititipkan di RSUP Sanglah Denpasar. "Tapi sebelumnya diindentifikasi oleh INAFIS Polres Gianyar," tegasnya.


 


Hanya saja memang hingga saat ini pihaknya belum mengetahui identitas dari korban. "Identitas belum diketahui, jadi kami belum berani pastikan itu warga mana, hanya diperkirakan berusia 70 tahun," tandasnya.

Editor : Nyoman Suarna
#gianyar #klungkung