Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mahima Tampilkan “Raya-Raya Cinta” di Festival Bali Jani 2021

I Dewa Gede Rastana • Sabtu, 30 Oktober 2021 | 14:52 WIB
Mahima Tampilkan “Raya-Raya Cinta” di Festival Bali Jani 2021
Mahima Tampilkan “Raya-Raya Cinta” di Festival Bali Jani 2021

SINGARAJA, BALI EXPRESS-Komunitas Mahima kembali berpartisipasi dalam Pergelaran Adilango Festival Seni Bali Jani 2021. Kali ini Sutradara sekaligus penulis Kadek Sonia Piscayanti menampilkan naskah “Raya Raya Cinta” yang ditampilkan pada Jumat, (29/10) di Gedung Ksirarnawa pukul 19.00 Wita malam.


Sonia yang juga dosen di Undiksha Singaraja menjelaskan tema cinta yang diusung kali ini adalah tema universal yang bisa dimaknai sebagai cinta kepada diri, cinta kepada manusia dan cinta kepada bumi. Menurut Sonia, pandemi berkepanjangan membuat manusia terjebak dalam chaos tiada henti.


“Namun yang membuat kita bertahan senantiasa adalah cinta. Raya Raya Cinta adalah naskah yang menitikberatkan pada cinta pada manusia, sosial dan sekaligus adaptasi terhadap pandemi sebagai bentuk eksistensi manusia dan cara-cara memandang hidup yang lebih beragam. Dengan perspektif beragam, menurut Sonia, masalah dapat diatasi,” ujar Sonia, Jumat siang.


Dikatakan Sonia, naskah yang berdurasi satu jam ini mengungkap konflik batin dan konflik keluarga Cinta yang terdampak pandemic. Ayahnya di PHK, ibunya berjualan tapi tak seramai biasanya, adik-adiknya empat orang perempuan semua yang masih bersekolah, memiliki kebutuhan yang tak sedikit.


Di saat yang bersamaan Cinta juga memiliki kekasih yang mencintainya dan mengajaknya menikah. Konflik muncul ketika Cinta harus menyadari posisinya sebagai sulung dari lima bersaudara perempuan, sehingga ia harus mencari laki-laki yang mau nyentana, sementara Raya adalah anak tunggal di keluarga yang ayahnya bersaudara tunggal pula.


Cinta hampir menyerah dengan cintanya, apalagi ada sahabat dekatnya yang ternyata jatuh cinta pada Raya. Seakan semuanya tiada berujung, bagaimana Cinta dan Raya menyelesaikan semuanya.


“Itulah yang menjadi alur konflik dalam naskah ini. Pentas ini juga diwarnai oleh garapan musik puisi indah garapan Tika Puspita, Carolina Ajeng dan Anggara Surya,” imbuhnya.


Sonia menambahkan, pemeran Raya, Agus Wiratama adalah aktor teater yang telah lama berpengalaman di dunia teater. Dia dikenal sebagai penulis dan juga aktor yang mumpuni. 


Selain berproses di Mahima, Agus juga berproses intens di Teater Kalangan. Partnernya, Santi Dewi, juga adalah aktor di Mahima, dan saat ini juga bergiat di Singaraja Literet, dimana dia belajar sastra bersama teman-teman sebayanya. 


Menariknya, kali ini Mahima menggadeng beberapa aktor muda yang baru berusia 10 tahun dan belasan juga terlibat dalam pentas ini. Sebut saja Gek Princessa, 10 yang berperan sebagai Asa dan Putu Putik Padi, 13 yang berperan sebagai Laut.


“Mereka adalah pembaca puisi yang langganan juara sejak belia. Di pentas ini, mereka tak hanya hadir sekedar namun memberi penampilan yang berbeda,” pungkasnya. 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#buleleng