Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ada Fakta Menarik Soal Korban Gantung Diri di Jembatan Tukad Bangkung

I Putu Suyatra • Minggu, 5 Desember 2021 | 05:03 WIB
Ada Fakta Menarik Soal Korban Gantung Diri di Jembatan Tukad Bangkung
Ada Fakta Menarik Soal Korban Gantung Diri di Jembatan Tukad Bangkung

BADUNG, BALI EXPRESS - Terkuak fakta menarik dalam peristiwa gantung diri pemuda bernama I Nyoman Trika Daryanta, 22, di Jembatan Tukad Bangkung, Petang, Badung, pada Sabtu (14/12). Ternyata, korban merupakan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).


Hal ini dibenarkan Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Letkol Kav Antonius Totok Yudiarto P. "Benar, anggota mananya belum tahu, tapi dipastikan anggota kami di Bali (bagian Kodam) Udayana, cuma sekarang baru identifikasi dulu, ada visum dulu, nanti dicarikan penyebabnya baru nanti kami beritahu," tuturnya.


Lebih lanjut dikatakan, pihaknya membentuk tim investigasi melibatkan beberapa stakeholder yang berkepentingan dalam kasus ini. Sehingga Letkol Antonius meminta bersabar untuk hasil investigasi berikutnya.


Sementara diketahui, jenazah pemuda asal Banjar Selanbawak Kelod, Desa Selanbawak, Marga, Tabanan itu pertama kali ditemukan oleh warga yang melintas sekitar pukul 08.45. Saat itu sambil melintas, saksi bernama I Wayan Suamba, 59, menyempatkan untuk beristirahat dan duduk di pinggir jembatan.


Namun dia melihat sebuah tali yang terikat di tiang lampu. Saksi langsung curiga dan melihat ke bawah. Alangkah terkejutnya ketika didapati ada orang melayang di bawah jembatan dan tergantung pada tali itu. "Korban menggunakan topi warna hijau bertuliskan Dikmata 437, baju warna abu-abu jaket hitam, sepatu warna hitam, menggunakan celana pendek warna hitam dan kendaraan yang di bawa korban Honda Vario Nopol DK 8791 DN," terang Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Badung, I Wayan Wirya.


Suamba pun segera meminta tolong kepada orang-orang yang berjualan di sekitar jembatan untuk memastikan lagi. Berselang beberapa saat kemudian, kebetulan ada mobil patroli Polsek Petang yang lewat dan temuan menggegerkan tersebut langsung disampaikan.


Selanjutnya pukul 12.10, SAR Polda Bali dan Basarnas tiba untuk melakukan evakuasi. Hingga akhirnya pukul 13.00, jenazah korban berhasil dinaikan ke atas jembatan dan dibawa oleh unit ambulance ke Puskesmas Petang untuk dilakukan pemeriksaan dengan Identifikasi Polres Badung.


"Keterangan dari Petugas medis Puskesmas Petang II bahwa korban sudah dinyatakan meninggal dunia sekitar enam jam, dengan ciri-ciri lidah menjulur, ada luka bekas jeratan melingkar di leher serta dari kemaluan keluar sperma, tapi tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya," tutupnya. 

Photo
Photo
Editor : I Putu Suyatra
#bali #badung