Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pria Stress Ngamuk Bawa Parang di Padangsambian, Penangkapan Dramatis 7 Jam

I Putu Suyatra • Senin, 17 Januari 2022 | 05:44 WIB
PROSES: Polisi dibantu warga dari atap mencoba meraih posisi P yang mengunci diri di warungnya. (istimewa)
PROSES: Polisi dibantu warga dari atap mencoba meraih posisi P yang mengunci diri di warungnya. (istimewa)
DENPASAR, BALI EXPRESS - Amukan seorang pria berinisial P membuat resah masyarakat sampai menjadi tontonan di depan warung Barokah, Jalan Tangkuban Perahu, Banjar Tegal Buah, Padangsambian Klod, Denpasar Barat (Denbar) pada Minggu (16/1). Pasalnya pria itu mengamuk dengan menggunakan senjata tajam berjenis golok. Peristiwa ini terjadi sejak pukul 15.00.

Pelaku dengan anarkis juga sempat memecah kaca mobil yang melintas, sambil mengancam orang-orang yang ada di sana. Warga pun melengkapi diri mereka dengan bambu sebagai antisipasi, lalu dengan sigap melapor ke Polsek Denbar. Laporan direspon langsung dengan pengerahan beberapa personil pengamanan dan kendaraan taktis. Kapolsek Denpasar Barat, Kompol I Made Hendra Agustina yang memimpin upaya tersebut menerangkan pihaknya melakukan sterilisasi area sepanjang 25 meter.

Hal itu dilakukan karena berdasarkan penuturan masyarakat kepada pihaknya, pria yang tinggal sendiri di TKP diduga mengalami gangguan kejiwaan. Sehingga tingkah lakunya tidak bisa diperkirakan dan dapat membahayakan.

"Pelaku merupakan pedagang di sini (TKP), informasi dari warga, dia mengalami gangguan kejiwaan, karena tahun lalu sempat bertingkah serupa dan diamankan Satpol PP, apalagi tadi dia merusak mobil, untuk itu kami amankan area dulu agar amukan dia tidak melukai warga ataupun petugas," bebernya.

Kemudian petugas mendesak P menuju warungnya dengan gas air mata, agar lebih mudah diamankan. Namun dia malah mengunci diri di dalam warung, sehingga cukup menyulitkan. Polisi dibantu warga lalu mencoba mencapai posisi pelaku lewat atap dengan membuka genteng, tapi gagal. Selanjutnya ketika pintu warung berhasil dibuka, pria berkepala botak tersebut mengunci dirinya dalam kamar mandi dengan tetap memegang goloknya.

Agar dia tidak tiba-tiba keluar dan menyerang, aparat pun kembali mencoba meraihnya melalui plafon. Namun pelaku tetap gigih, bahkan melawan dari dalam ruang sempit tersebut. Alhasil, proses itu berlangsung cukup dramatis hingga berjam-jam.

"Kami tembakan gas air mata lagi ke dalam ruangan, bahkan satu mobil pemadam juga ada untuk menyemprotnya dengan keras, itu kami lakukan untuk melumpuhkannya di dalam," tambah perwira melati satu di pundak ini.

Akhirnya sekitar pukul 22.00, pintu kamar mandi dibuka dan petugas berhasil merampas golok dari tangannya. Kemudian P dibawa keluar dalam keadaan lemas serta terdapat luka di kepalan yang mengeluarkan banyak darah. Pria disebut asal Malang, Jawa Timur itu pun dibawa ambulans Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar ke Rumah Sakit Trijata, Denpasar untuk berobat, sebelum diperiksa polisi nantinya. Editor : I Putu Suyatra
#gangguan jiwa #bali #denpasar