Menurut Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Ketut Sugiarta Yoga yang dikonfirmasi, kasus ini dilaporkan oleh Kelian Gong Banjar Giri Dharma bernama I Kadek Widana, 28. Asapun gamelan yang hilang itu berupa satu set Reong yang berisi 12 biji.
Dijelaskan olehnya, pelapor bersama Sekaa Gong (perkumpulan penabuh) Banjar tersebut sempat menggelar latihan pada Selasa (1/3), atau sehari sebelum malam pengerupukan. "Saat itu semua gamelan masih lengkap, termasuk satu set reong tersebut," tandasnya, Senin (7/3).
Kemudian setelah Nyepi dan Ngembak Geni pada Sabtu (5/3) pukul 15.00, Sekaa Gong hendak membersihkan Ogoh-Ogoh dan gamelan karena akan dipakai untuk parade di Garuda Wisnu Kencana (GWK). Tapi mereka dibuat terkejut sekaligus bingung karena satu set reong itu telah raib.
"Pelapor dan sekaa gong menduga kuat seperangkat gamelan itu telah dicuri," tambahnya. Sehingga, kejadian yang tidak hanya merugikan sekaa gong melainkan krama (seluruh masyarakat) Banjar Giri Dharma ini segera dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan. Pemeriksaan telah dilakukan petugas serta mengecek rekaman CCTV.
Kesimpulan sementara yang didapatkan polisi, pelaku dengan mudah mencuri gamelan karena cara penyimpanannya hanya ditaruh begitu saja di panggung terbuka Balai Banjar, tanpa ada pengaman atau dikunci. "Kasus ini masih kami dalami dan selidiki, semoga bisa segera terungkap," pungkasnya. Editor : I Dewa Gede Rastana