Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pandemi, Minat Baca Masyarakat Gianyar Menurun, ASN Minim

I Dewa Gede Rastana • Senin, 28 Maret 2022 | 21:13 WIB
MENURUN : Tampak depan Perpustakaan Umum Gianyar. (ISTIMEWA)
MENURUN : Tampak depan Perpustakaan Umum Gianyar. (ISTIMEWA)
GIANYAR, BALI EXPRESS – Minat baca masyarakat Kabupaten Gianyar terus mengalami penurunan, terutama di masa pandemi Covid-19. Penurunan signifikan terjadi di tahun 2021 lalu.

 

Kabid Layanan dan Pelestarian Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Gianyar, IGN Rakawija menyebutkan jika sepanjang tahun 2022, tercatat pengunjung ke Perpustakaan Umum Gianyar sebanyak 2.206 orang. Sedangkan di tahun 2021 turun menjadi hanya 464 orang. Penurunan yang terjadi mencapai 80 persen. “Ya alasannya karena pandemi Covid-19, sehingga kunjungan ke Perpustakaan Umum Gianyar menurun drastis,” ungkapnya Senin (28/3).

 

Lebih lanjut ia menyebutkan jika pengunjung di tahun 2020 didominasi oleh pengunjung yang merupakan siswa SD sebanyak 1.642 orang, kemudian siswa SMP/SMA sebanyak 288 orang, kemudian pegawai swasta sebanyak 93 orang, mahasiswa sebanyak 65 orang, lain-lain sebanyak 61 orang, pegawai negeri sebanyak 40 orang, dan ABRI sebanyak 17 orang.  Sedangkan di tahun 2021 kunjungan didominasi oleh siswa SMP/SMA sebanyak 161 orang, mahasiswa sebanyak 126 orang, lain-lain sebanyak 77 orang, siswa SD sebanyak 63 orang, pegawai swasta sebanyak 23 orang, pegawai negeri sebanyak 10 orang, dan ABRI sebanyak 4 orang. Angka itu menunjukkan minat baca pegawai negeri untuk menambawah wawasan ke Perpustakan Umum Gianyar sangat minim.

 

“Tapi untuk keanggotaan mengalami kenaikan, dari yang awalnya di tahun 2020 sebanyak 3.777 orang naik menjadi 3.790 di tahun 2021,” imbuhnya.

 

Saat ini Perpustakaan Umum Gianyar yang berlokasi di Balai Budaya Gianyar, memiliki 24.405 koleksi buku yang terdiri dari buku karya umum, filsafat, agama, ilmu sosial, bahasa, teknologi, kesenian, sastra, geografi, sejarah, fiksi, cerita anak, hingga referensi.

 

Ditambahkannya jika pihaknya tetap berupaya meningkatkan minat baca masyarakat Gianyar dengan sejumlah program. Diantaranya dengan program Perpustakaan Keliling. Namun di masa pandemi, program Perpustakaan Keliling ini tidak berjalan. Sayangnya anggaran untuk perawatan kendaraan Perpustakaan Keliling hanya Rp 2,6 Juta per tahun. “Pelayanan perpustakaan umum di balai budaya masih jalan, tapi Perpustakaan Keliling sementara belum jalan karena PTM belum normal. Kita pakai bus untuk berkeliling, tapi memang untuk perawatan kendaraan perpus keliling cuman Rp 2,6 Juta per tahun," tandasnya.

 

Sementara itu, salah seorang ASN Gianyar yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak pernah datang ke Perpustakaan Umum Gianyar karena memang tidak mengetahui lokasinya. “Pernah dengar kalau lokasinya dibawah Balai Budaya tapi sekarang apa masih disana saya kurang tahu, karena memang tidak pernah kesana,” ungkapnya.

 

Padahal kata dia, dirinya cukup gemar membaca. Sehingga berharap Perpustakaan Umum Gianyar bisa memiliki lokasi yang represetatif dan mudah dijangkau masyarakat Gianyar. Editor : I Dewa Gede Rastana
#asn minim #perpustakaan umum gianyar #menurun #minat baca #dinas persip gianyar