Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kelas Terlalu Gemuk, Buleleng Bakal Bangun Sekolah Baru di Bali Barat

I Komang Gede Doktrinaya • Jumat, 3 Juni 2022 | 11:25 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, I Made Astika. Dian Suryantini/Bali Express
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, I Made Astika. Dian Suryantini/Bali Express
SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Buleleng berencana akan membangun satu unit sekolah baru di wilayah Bali Barat. Sekolah baru pada jenjang SMP itu akan dibangun di Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Pembangunan satu unit sekolah baru itu dilakukan lantaran kapasitas sekolah di SMP Negeri 2 Gerokgak sudah melebihi standar. Selain itu, setiap tahunnya lulusan SD di wilayah barat khususnya di sekitar Desa Sumberkima tergolong tinggi.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika, Kamis (2/6) siang menyampaikan, siswa di SMP Negeri 2 Gerokgak telah menampung siswa dengan maksimal.

Ada 11 rombel yang diupayakan agar siswa bisa masuk di kelas tersebut. Kapasitas berlebih pun terlihat dari jumlah siswa dalam kelas yang melebihi standar nasional. Dalam satu kelas rombongan belajar terdiri dari 40 siswa. Padahal idealnya 32 siswa dalam satu kelas. “Maksimal standarisasinya segitu dan itu sudah maksimal. Dan kami berupaya untuk memecah SMP Negeri 2 Gerokgak. Tentunya dengan kajian teknis lainnya,” ungkapnya.

Astika menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan bagian aset di Pemkab Buleleng terkait keberadaan lahan yang nantinya akan dimanfaatkan menjadi bangunan SMP Negeri 6 Gerokgak.

“Nanti difungsikan untuk SMP 6 Gerokgak karena di SMP N 2 sudah over kapasitas. Setiap tahun hampir 100-120 peserta didik yang tidak bisa masuk. Dengan adanya ketentuan 11 rombel, jadi kami manfaatkan semaksimal mungkin. Jadinya dalam kelas itu gemuk,” tambahnya.

Sebelum sekolah ini dibangun, untuk sementara siswa baru yang melanjutkan ke jenjang SMP di SMP Negeri 2 Gerokgak diupayakan secara maksimal. “Sepanjang sarana seperti bangku masih ada, ya kami upayakan di sekolah itu. Satu rombel 32 orang,” tegasnya.

Disinggung terkait keberadaan sekolah swasta, Astika pun tak menampik banyak sekolah swasta yang akhirnya tutup karena tidak mendapatkan siswa. Namun ada pula sekolah swasta yang masih favorit hingga kini. Hal tersebut menurut Astika tergantung dari animo masyarakatnya untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah yang diinginkan.

“Untuk pendaftaran ke swasta itu tergantung animo masyarakat. Memang banyak yang beralih ke negeri. Pokoknya saya harus negeri. Padahal swasta juga tidak jauh beda. Saya pun tidak mengerti. Saya pikir kualitas pendidikan wajib untuk ditingkatkan. Sekolah swasta yang masih favorit sampai saat ini kan masih ada. Jadi tergantung masyarakat sendiri mintanya kemana dan pengelolaan sekolahnya seperti apa,” tutupnya.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Made Astika #Buleleng Bangun Sekolah Baru #Kelas Terlalu Gemuk #Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga