Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Musim Hujan, Budidaya Buah Naga Mulai Masuki Masa Panen

I Dewa Gede Rastana • Rabu, 26 Oktober 2022 | 22:18 WIB
PANEN : Budidaya buah naga organik di Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar. (istimewa)
PANEN : Budidaya buah naga organik di Banjar Kesian, Desa Lebih, Gianyar. (istimewa)
GIANYAR, BALI EXPRESS - Cuaca ekstrim yang terjadi belakangan ini tidak berdampak terhadap budidaya buah naga organik di Banjar Kesian, Desa Lebih, Kecamatan/Kabupaten Gianyar.

Salah seorang petani buah naga organik, Gede Wahyu Dinor menjelaskan bahwa, meskipun saat ini cuaca ekstrim tengah melanda, namun budidaya buah naga yang ia jalani masih berjalan seperti biasanya. "Mungkin ada tanaman yang terganggu penyerbukannya karena hujan, kalau buah naga ini penyerbukannya kita bantu, jadi ada campur tangan manusia. Sehingga rontoknya tidak begitu banyak," ujarnya Rabu (26/10).

Kendatipun demikian, saat curah hujan tinggi, cenderung membuat PH tanah asam. Sehingga pihaknya melakukan langkah antisipasi dengan menebar kampur dolomit (kapur pertanian). "Jadi artinya kita orang petani belajar sedikit, sehingga ngertilah sedikit," imbuhnya.

Saat ini kata dia, budidaya buah naga itu sedang dalam peralihan non musim ke musim. Dimana musim buah naga berbuah biasanya di September, Oktober, Nopember, Desember, Januari, Februari, Maret, hingga April. "Puncak musim panennya memang pas musim hujan. Mulai September sudah ada buahnya tapi tidak begitu banyak, nanti saat April juga begitu," sebutnya.

Hanya saja pihaknya mengantisipasi dengan menghidupkan lampu. Sedangkan untuk saat ini karena sudah memasuki musim, maka lampu yang dipasang di kebun buah naganya seluas 1 hektar tersebut dipadamkan untuk menghemat energi. "Buat apa kita buang energi. Saat belum musim baru kita bantu dengan lampu, kalau sudah musim kita matikan lampunya," tegasnya lagi.

Saat ini pihaknya bisa melakukan panen 2 hingga 3 kali dalam satu bulan dengan perolehan hasil mencapai 1 ton. Namun menurutnya hasil itu masih belum bisa memenuhi permintaan pasar lokal yang lebih tinggi dibandingkan produksinya. Sementara itu, saat ditanya mengenai harga buah naga di pasaran saat ini? Wahyu Dinor mengatakan jika harganya stabil. Yakni kini diangka Rp 15 ribu perkilogramnya. Dan ketika ada rainan bisa naik mencapai Rp 20 ribu perkilogramnya. "Kemarin sebelum musim kita jual Rp 20 ribu/kg, lalu turun jadi Rp 15 rb/kg karena kita mulai memasuki musim buah. Dan menurut saya itu suatu kewajaran itu," tandasnya. (ras) Editor : I Dewa Gede Rastana
#budidaya buah naga #gianyar #masuk musim panen #buah naga organik #musim hujan