Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar I Wayan Arsa Jaya, Minggu (20/11) saat media gathering mengatakan, jumlah TPS tersebut sesuai dengan proyeksi Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 487.339 pemilih.
Ratusan TPS tersebut tersebar di Denpasar Barat sebanyak 542 TPS, Denpasar Selatan 494 TPS, Denpasar Utara sebanyak 456 TPS, dan Denpasar Timur sebanyak 331 TPS. "TPS terbanyak ada di Sesetan yakni 108 TPS. Sedangkan paling sedikit di Serangan hanya 12 TPS," tegasnya.
Sementara Dapil (daerah pemilihan) di Kecamatan Denpasar Barat menjadi daerah paling banyak yakni 13 kursi. Rinciannya Dapil 1 sebanyak enam kursi dan Dapil 2 sebanyak tujuh kursi. "Untuk Dapil 1 dan 2 merupakan gabungan di Kecamatan Denpasar Barat," tegasnya.
Kemudian Dapil 3 atau di Denpasar Utara sebanyak 12 kursi. Kemudian Dapil 4 di Denpasar Timur sebanyak delapan kursi, dan Dapil 5 atau Denpasar Selatan sebanyak 12 kursi. Kemudian ada juga TPS khusus yakni pemilih dalam kondisi tertentu. Sehingga bersangkutan tidak dapat menggunakan hak pilihnya di TPS yang ditentukan. "Seperti di rumah sakit dan tempat lainnya," imbuhnya.
Selain tahapan, KPU juga memperkenalkan digitalisasi dalam Pemilu atau sistem informasi pemilu. Ada sembilan aplikasi digital yang digunakan, yakni Sipol, Sidapil, Siakba, Sidalih, Silon, Sidakam, Silog, Sitps, dan Sirekap. Prinsip kesembilan IT KPU ini yakni kepastian hukum, akuntabilitas, transparansi, terbuka, efisien, efektif, handal, aman, dan berkelanjutan.
Wayan Arsa Jaya menekankan bagi masyarakat yang menemukan petugas KPPS atau penyelenggara melakukan pelanggaran agar segera dilaporkan ke Bawaslu maupun KPU Kota Denpasar.
"Seperti pengalaman sebelumnya ada satu kasus di Pangsambian Kaja, salah satu petugas saat menyerahkan formulir C6 menyetorkan kartu nama salah satu caleg. Hal ini langsung diproses di Bawaslu dan KPU. Oknum tersebut langsung diberhentikan dan di black list. Dan bagi petugas yang mendapat sanksi, tidak diberikan menjadi petugas lagi di Pemilu mendatang" tandasnya.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya