Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tokoh Pewayangan, Okokan hingga Reog, Isi Parade Budaya Nusantara di Tabanan

I Dewa Gede Rastana • Senin, 28 November 2022 | 02:12 WIB
PARADE : Sejumlah kesenian yang memeriahkan Parade Budaya Nusantara dalam rangka Perayaan HUT Kota Tabanan ke 529, Minggu (27/11). (KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)
PARADE : Sejumlah kesenian yang memeriahkan Parade Budaya Nusantara dalam rangka Perayaan HUT Kota Tabanan ke 529, Minggu (27/11). (KUSUMA YONI/BALI EXPRESS)
TABANAN, BALI EXPRESS- Hari jadi Kota Tabanan jatuh pada tanggal 29 November 2022, namun kemeriahan suasana perayaan Ulang tahun kota Tabanan ke 529 sudah dirasakan sejak beberapa waktu lalu.

 

Seperti halnya pada hari Minggu (27/11), sebagai rangkaian perayaan HUT Kota Tabanan, Pemkab Tabanan menggelar Parade Budaya Nusantara. Parade dimulai dari kantor Bupati Tabanan yang beralamat di jalan Pahlawan no 19, Tabanan di mulai pukul 09.00 Wita, dilanjutkan dengan pawai berjalan kaki sepanjang jalan Pahlawan dan berakhir di Jalan Gajah Mada Tabanan.

 

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dalam pembukaan parade menyebutkan Semarak perayaan HUT ke-529 Kota Tabanan Jayaning Singasana ini menjadi parade pertama yang dilakukan pasca pandemi Covid-19.

 

"Inti dari parade ini adalah meliang-meliang, bersuka cita, setelah dua sampai tiga tahun lamanya terkungkung oleh dampak Covid-19. Sekarang dikatakannya merupakan momentum meliang-liang, euforia bagi para seniman, bagi para tokoh dan masyarakat, yang sebenarnya masyarakat sudah haus akan hiburan," ungkapnya.

 

Karena itulah menurut Sanjaya Parade ini merupakan salah satu upaya Pemkab Tabanan untuk memberikan ruang dan waktu serta suguhan hiburan kepada masyarakat. Dan untuk para seniman asal Tabanan, parade budaya Nusantara ini diakuinya juga sebagai salah satu sarana untuk berkreasinya para seniman.

 

Selain itu, aktivitas ini disebutkan Bupati Sanjaya juga memberikan berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di Tabanan, khususnya bagi usaha salon dan penata rias. Karena dalam parade ini, seluruh kepala OPD menggunakan kostum tokoh pewayangan.

 

"Karena kami menggunakan kostum pewayangan, maka hampir semua peserta menggunakan jasa penata rias, sehingga kegiatan ini menghidupkan sektor UMKM ini, sehingga melalui parade ini kami juga bisa membangkitkan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

 

Pada pergelaran Parade ini, Bupati Sanjaya didampingi oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Tjokorda Anglurah Tabanan, Wakil Bupati Tabanan beserta Istri, Ketua DPRD Tabanan beserta beberapa anggota, jajaran Forkopimda, Sekda, para Asisten dan seluruh OPD, serta Kepala Instansi Vertikal dan BUMD di Tabanan, turut mengenakan pakaian Adat Bali maupun pakaian tokoh Pewayangan yang terbalut dalam konsep Bhineka Tunggal Ika. Selanjutnya, Ketua Panitia Penyelenggara HUT ke-529 Kota Tabanan adalah I Gede Urip Gunawan dan Ketua Umum, Sekda I Gede Susila menggunakan kostum Anoman merah dan Anoman Putih.

 

Untuk pergelarannya, Parade ini dimeriahkan dengan atraksi seni dan budaya, seperti, Adi Merdangga, Okokan, Reog Ponorogo, Barong Sai, kesenian Rudat, fragmen tari kawasan Pegunungan dan Pesisir, hingga beberapa kesenian khas daerah seperti kesenian dari Penebel dengan baris Memedinya hingga dilaunching-nya Tari Jayaning Singasana AUM sebagai Maskot Ibu Kota Tabanan yakni Singasana.

Beberapa waktu lalu, Kepala Badan Perencanaan, Pengembangan dan Penelitian (Bapelitbang) Tabanan I Gede Urip, untuk perayaan HUT Kota Tabanan, Pemkab Tabanan menyiapkan dana sebesar Rp 1,9 miliar.

 

Anggaran Rp 1,9 miliar dirancang untuk melaksanakan beragam kegiatan, seperti  parade budaya yang dilaksanakan 27 November 2022, kemudian hiburan yang akan dilaksanakan mulai 4 November hingga melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Tabanan. Editor : I Dewa Gede Rastana
#reog #hut kota tabanan 529 #parade budaya nusantara #tokoh pewayangan #okokan