Kapolsek Karangasem Kompol Putu Sunarcaya dikonfirmasi Minggu (5/2) menjelaskan, korban mengalami luka cukup serius. Bahkan mencapai 70 persen. Korban dirujuk ke RSUP Prof Ngoerah. “Belum diketahui penyebab kejadian pasti, mengingat kondisi kompor dan tabung gas tidak mengalami kerusakan maupun pergeseran. Hanya saja, pintu dan jendela dapur copot,” ujarnya.
Kompol Sunarcaya menyebut, peristiwa itu tidak dilaporkan ke Mapolsek Karangasem. Namun, petugas tetap melakukan lidik. “Tetap kami lidik atas dasar LI (laporan informasi),” jelasnya.
Peristiwa itu bermula ketika ibu korban, Ni Wayan Citrawati mendidihkan air, lanjut menggoreng lauk pauk dan menanak nasi. Kemudian sang ibu meninggalkan dapur untuk mandi. Dan menyuruh korban untuk menengok kompor tersebut di dapur.
Setibanya korban di dapur, terdengarlah suara ledakan yang cukup keras. ” Setibanya korban di dapur, langsung terjadi ledakan keras dan api menyambar korban,” pungkasnya. (dir)
Editor : I Komang Gede Doktrinaya