Hadir pula Camat Denpasar Timur I Made Tirana, Kadis Perumahan Kawasan Permukiman Dan Pertanahan Kota Denpasar I Gede Cipta Sudewa Atmaja, Bendesa Adat Sumerta, tokoh adat desa setempat serta seluruh kelian banjar di Desa Adat Sumerta.
Walikota Jaya Negara mengatakan, selain untuk meninngkatkan keharmonisan masyarakat khususnya di Desa Adat Sumerta, pelaksanaan ini juga diharapkan mampu memancarkan energi positif di wilayah Desa Adat Sumerta dan di Kota Denpasar.
“Ini merupakan salah satu penerapan dari dharmaning agama dan dharmaning negara. Tentu kami berharap kedepannya dengan dilaksanakannya Karya Pemelaspas Bale Kulkul dan Bale Gong ini dapat memberikan manfaat yang positif bagi masyarakat Desa Adat Sumerta dan Kota Denpasar,” kata Jaya Negara.
Sementara Ketua Penyatusan Pangemong Pura Desa Desa Adat Sumerta I Ketut Rudy Artana mengatakan, bertepatan dengan rahina Anggara Pon Merakih tanggal 21 Pebruari 2023 dilaksanakan Karya Pemelaspasan Bale Kulkul dan Bale Gong di Pura Desa, Desa Adat Sumerta.
Lebih lanjut dikatakannya, pelaksanaan renovasi Bale Kulkul dan Bale Gong telah dimulai 18 September 2022 hingga 18 Desember 2022.
“Kami sangat berterimakasih kepada Pemkot Denpasar. Dan kami berharap dengan pelaksanaan ini agar dapat terus mempertahankan tradisi, adat, dan budaya serta keharmonisan umat di Kota Denpasar, khususnya di Desa Adat Sumerta,” katanya.
Selebihnya dikatakan I Ketut Rudy Artana, selama pelaksanaan upacara ini,dipuput Ida Pedanda Gede Putra Bajing, Griya Tegal Jingga Sumerta.
Editor : I Komang Gede Doktrinaya