Kepadatan lalu lintas juga terjadi di ruas Jalan Tol Bali Mandara. Bahkan antrian kendaraan pun terjadi di tiga pintu masuk tol yang berada di atas laut tersebut.
Manager Operasional & Maintenance PT Jasa Marga Bali Tol, I Putu Gandi Ginantra pun tak menampik hal tersebut. Menurutnya, traffic kendaraan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pihaknya menuebutkan pada H+1 Lebaran tercatat jumlah kendaraan mencapai 45 ribu. Kemudian sehari setelahnya diatas 42 ribu kendaraan. “Memang traffic kendaraan yang melintasi Tol Bali Mandara terlihat meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan ini melebihi perkiraan kami,” ujar Gandi, Selasa (25/4).
Kepadatan arus lalu lintas di gerbang tol ini juga dipicu oleh, masih adanya pengendara yang tidak membawa dan saldo uang elektronik tidak mencukupi. Sehingga pihaknya telah menyediakan 20 ribu uang elektronik di masing-masing gerbang tol sejak H-10 sampai H+10 Lebaran. “Kita sudah antisipasi dengan menyediakan uang elektronik. Sejauh ini uang elektronik yang laku dijual sekitar 400-an,” ungkapnya.
Sementara Kadis Perhubungan Badung AA Ngurah Rai Yuda Darma menjelaskan, peningkatan volume kendaraan selama libur Idul Fitri 1444 H, akibat banyaknha wisatawan donesrik (Wisdom) berlibur menggunakan kendaraan pribadi. Lonjakan jumlah kendaraan ini pun diperkirakan akan berakhir pada H+3 Lebaran atau 25 April 2023. “Volume kendaraan meningkat oleh wisdom yang ke Bali menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Yuda Darma.
Menurutnya, Wisdom yang terpantau berlibur ke Bali dengan kendaraan didominasi dari Jawa Timur. Pihaknya pun mengaku melakukan pengawasan jika ada pelanggaran, Namun tetap penindakan merupakan kewenangan tindakan ada di pihak kepolisian. Kendati demikin saat libur Lebaran ini, ia menyebutkan tim yang ada Pospam Beach Walk Jalan Pantai Kuta lebih cenderung melakukan tindakan persuasif.
“Kita tidak represif seperti pelanggaran parkir di jalan Pantai Kuta kendaraannya dipindahkan ke lokasi parkir Anggrek oleh tim Derek, karena kendaraannya menimbulkan hambatan samping sebagai penyebab kemacetan atau tundaan lalin,” jelasnya.
Editor : I Dewa Gede Rastana