Mbok Niluh sapaan akrabnya menjadi satu-satunya calon perempuan dari total 18 bacaleg DPD periode 2024-2029. Menariknya, Ni Luh yang maju secara independent ini menegaskan jika kelak terpilih menjadi DPD, ia berjanji tidak akan mengambil gaji. Bukan hanya gaji, bahkan tunjangan akan digunakan untuk kebijakan yang pro rakyat.
“Silakan di SS dan disimpan ya, bukan hanya gaji tapi juga tunjangan dan seluruh kemampuan diplomasi Mbok Niluh yang selama ini terbukti telah jadi bagian perubahan dan revisi kebijakan agar lebih pro kepada rakyat,” tulis Niluh di akun media sosial Instagramnya @niluhdjelantik, dikutip pada Selasa (16/05).
Lebih lanjut Mbok Niluh menyebut bahwa pikiran, perkataan dan tindakan harus selaras. Bahwa janji untuk tidak mengambil gaji dan tunjangan jika menjadi anggota DPD sudah ia tuliskan di jejak digitalnya di media sosial. Ia pun berjanji akan konsisten memperjuangkan dan menyuarakan hak rakyat.
Meski tak mengambil gaji dan tunjangan, Niluh menegaskan bahwa ia masih mampu menghidupi keluarga dan timnya dari hasil bisnisnya yang telah dibangun selama 20 tahun.
“Kalau untuk hidup standar, menyekolahkan anak dan mesupport tim Niluh Djelantik kami masih mampu. Gak perlu jadi pejabat untuk traveling dan tinggal dirumah layak,” tulisnya.
Namun, masih kata Mbok Niluh, rakyat memerlukan orang yang tulus berjuang untuk kesejahteraan mereka bukan untuk kepentingan kantong pribadi si pejabat. Editor : Nyoman Suarna