Kepala Dinas Perhubungan Badung AA Ngurah Rai Yuda Darma, saat dikonfirmasi Jumat (2/6) pun membenarkan hal tersebut. Menurutnya, pengalihan arus dilakukan serangkaian upacara yang dilaksanakan di Balai Banjar Semer. Pengalihan arus ini dilaksanakan selama dua hari. “di Banjar Peliatan memang benar ada pengalihan arus selama dua hari, karena ada upacara agama,” ujar Yuda Darma.
Pengalihan arus ini pun dilakukan pada dua arus lalulintas. Dari arah utara kendaraan akan dialihkan menuju arah barat, yaitu Jalan Tegal Cupek, Jalan Bumbak, dan menuju Jalan Dukuh Indah. Sementara dari arah selatan, pengendara diarahkan menuju arah timur melalui Jalan Banjar Padang, Jalan Raya Kerobokan, dan Jalan Gunung Sanghyang.
“Petugas lapangan diatensi oleh pecalang. Dan kami membantu dengan personil dengan jumlah yang terbatas,” ucap birokrat asal Kerobokan tersebut.
Serangkaian pengalihan arus ini, Yuda Darma menerangkan, dilakukan penjagaan oleh 20 orang personil setiap harinya. Personil yang bertugas pun dibagi menjadi dua shift di pagi dan sore hari. “Dalam satu shift ada 10 orang yang bertugas. Sehingga dalam sehari ada 20 orang dibagi dari pagi sampai sore,’ terangnya. Editor : I Dewa Gede Rastana