Peristiwa itu bermula ketika salah seorang saksi mendengar suara ledakan yang bersumber dari Merajan Agung Satria Kaleran yang diempon oleh I Dewa Gede Arjana dan keluarganya. Saksi kemudian langsung berteriak kepada suaminya bahwa ada api di Bale Piyasan merajan tersebut sembari meminta tolong. Tak berselang lama, satu per satu warga datang ke TKP dan membantu memadamkan api.
Sesaat kemudian dua unit armada Damkar Gianyar tiba di TKP dan langsung memadamkan api. 10 menit kemudian api pun berhasil dipadamkan.
Kapolsek Tampaksiring, AKP Gede Endrawan membenarkan perihal peristiwa kebakaran tersebut. Dirinya mengatakan bahwa setelah melakukan olah TKP diduga kebakaran disebabkan oleh percikan dupa yang digunakan untuk persembahyangan di area merajan tersebut. “Sehingga satu buah Bale Piyasan di merajan tersebut hangus terbakar dengan kerugian diprediksi mencapai Rp 75 Juta,” ujarnya saat dikonfirmasi Minggu (4/6). (ras)