DENPASAR, BALI EXPRESS- Daun Kayu manis, Sauropus androgynus, merupakan salah satu tumbuhan yang bisa tumbuh dengan mudah di pekarangan rumah. Namun masih banyak masyarakat belum mengetahui secara pasti manfaat dari tumbuhan ini.
Karena itulah, tim dari Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati melalui pengabdian kepada masyarakat, hibah internal fakultas, melakukan sosialisasi terkait manfaat dari tumbuhan ini kepada masyarakat di Banjar Abasan Desa Singapadu Tengah, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Menurut Ketua tim Pelaksana pengabdian masyarakat, Ni Made Sukma Sanjiwani, S.Si.,MSi., tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memproduktifkan pemuda dan pemudi banjar Abasan agar bisa membuat infused water daun kayu manis.
"Dengan adanya pengabdian ini, kami bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat terkait manfaat dari daun kayu manis ini, sehingga nantinya mereka bisa menjadikan potensi ini sebagai bisnis sehingga bisa meningkatkan perekonomian atau menciptakan lapangan kerja baru," jelasnya Kamis (22/6).
Adapun kandungan yang dimiliki oleh daun kayu manis ini, disebutkan Sukma, antara lain, alkanoid, flavonoid, fenilik hidrokuinon, saponindan tannin. Selain itu, daun kayu manis merupakan bahan makanan sumber antioksidan, yang aktivitas antioksidan kayu manis yang diperoleh melalui ekstraksi menggunakan aquades sebesar 45,42 persen.
Daun kayu manis juga mengandung sinamaldehid, eugenol, asam sinamat, katekin, epikatekin, dan senyawa polifenol lain. Senyawa fitokimia ini menjadikan kayu manis potensial sebagai antioksidan.
"Tanaman kayu manis mempunyai manfaat kesehatan diantaranya sebagai mengatasi sariawan, perut kembung, obat mencret, sakit perut, nyeri lambung, batuk, asma, masuk angin. Selain itu, infused water sering digunakan oleh masyarakat untuk dikonsumsi sebagai meningkatkan imun tubuh, membuat kulit lebih sehat, sebagai detox (menghilangkan racun), dan membantu menjaga kesehatan ginjal," lanjutnya.
dapun metode yang digunakan dalam proses ini adalah dengan melakukan pendampingan pembuatan Infused Water Daun Kayu Manis. "Pendampingan ini dilakukan agar pemuda dan pemudi masyarakat Abasan produktif untuk membuat infused water daun kayu manis dan bisa menganalisis pH nya," tambah Sukma. (*)