DENPASAR, BALI EXPRESS - Pariwisata Bali saat ini kembali menggeliat pasca pandemi Covid-19. Bahkan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Bali, industri pariwisata juga tumbuh menjamur, baik itu hotel, restoran, bar, spa, hingga angkutan laut wisatawan.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun tak menampik fenomena tersebut. Dia mengatakan industri pariwisata yang telah diverifikasi Dinas Pariwisata Bali hingga tahun 2023 ini sebanyak 101 usaha.
"Dari jumlah 101 ini, untuk tahun 2023 jumlahnya 59 usaha yang telah diverifikasi. Yakni jenis usahanya hotel, restoran, bar, spa, dan angkutan wisata," jelasnya, Selasa (4/7).
Tjok Bagus Pemayun juga menerangkan, lokasi usaha terbanyak yang mengajukan verifikasi berada di wilayah Badung, kemudian Denpasar, dan Gianyar.
Baca Juga: Komunikasi Budaya sebagai Aspek Penguatan Branding Pariwisata Bali
Termasuk juga menyampaikan terkait kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang terus mengalami peningkatan.
Untuk wisatawan mancanegara dari bulan Januari sampai 23 Juni 2023 mencapai 2,2 juta jiwa.
Sedangkan wisatawan domestik dari awal Januari sampai Mei 2023 mencapai 2,8 juta jiwa.
"Kunjungan wisatawan tertinggi itu dari Australia sebanyak 109 ribu lebih. Kemudian disusul India 48 ribu, China, Amerika, Inggris, Jerman, Prancis, Malaysia, dan Singapura," tandasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana