TABANAN, BALI EXPRESS - Realisasi penataan Lapangan Alit Saputra di Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, akan dilakukan dalam beberapa hari kedepan. Pasalnya SPMK (Surat Pernyataan Melakukan Pekerjaan) telah terbit pada 11 Juli 2023.
Untuk itu, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan permohonan maaf sekaligus permakluman kepada masyarakat yang selama ini menggunakan Lapangan Alit Saputra. "Dimohon agar masyarakat Tabanan yang selama ini memakai kawasan Lapangan Alit Saputra untuk beraktivitas dan lainnya untuk sementara mengalihkan ke tempat lainnya seperti areal Garuda Wisnu Serasi atau lapangan Wagimin di Jambe," ungkapnya Rabu (12/7).
Bupati Sanjaya menjelaskan, proses penataan Lapangan Alit Saputra akan berlangsung ke dalam dua tahap. Untuk tahap pertama dilaksanakan pada bulan ini dengan pagu sebesar Rp 7,03 miliar dan nilai kontraknya sebesar Rp.6,7 miliar, sedangkan penataan tahap kedua akan dilanjutkan pada 2024.
Dilanjutkan Sanjaya, proses penataan Lapangan Alit Saputra akan berlangsung ke dalam dua tahap. Untuk tahap pertama dilaksanakan pada bulan ini dengan pagu sebesar Rp 7,03 miliar dan nilai kontraknya sebesar Rp 6,7 miliar dan penataan tahap kedua akan dilanjutkan pada 2024 .
"Penataan Lapangan Alit Saputra sebagai bentuk realisasi komitmen Pemkab Tabanan untuk menyediakan ruang terbuka hijau yang layak, humanis, dan estetis. Selain itu, kelayakan tersebut untuk menunjang aktivitas masyarakat, khususnya yang sedang berolahraga, agar lebih nyaman dan menyenangkan karena akan dilengkapi dengan lintasan jogging selebar enam meter," lanjutnya.
Sementara dari sisi estetika, Lapangan Alit Saputra ke depannya akan dilengkapi taman dan ornamen. Kehadiran taman di Lapangan Alit Saputra ini salah satunya akan melengkapi fasilitas bermain yang telah ada pada Taman Bunda PAUD di sisi utara.
Dan yang terakhir disebutkannya, penataan Lapangan Alit Saputra ini juga untuk membuat aktivitas upacara atau apel peringatan hari-hari nasional jauh lebih representatif. Dia berharap penataan ini pada nantinya bisa menjadikan Lapangan Alit Saputra sebagai ruang terbuka publik yang ikonik.
"Menjadi tempat yang layak untuk dikunjungi yang ngetren dan instragrammable," tambahnya.
Editor : I Putu Suyatra