Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Danrem 163 Tegaskan Netralitas TNI Tak Bisa Diotak-atik

I Gede Paramasutha • Jumat, 14 Juli 2023 | 20:56 WIB
Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Agus M Latif membeberkan kesiapan pihaknya untuk mengamankan Pemilu 2024 dan berkomiten netral.
Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Agus M Latif membeberkan kesiapan pihaknya untuk mengamankan Pemilu 2024 dan berkomiten netral.

 

DENPASAR, BALI EXPRESS – Korem 163/Wirasatya sebagai bagian Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersiap menghadapi pemilihan umum (Pemilu) yang akan digelar di Tanah Air pada 2024. Dalam pesta demokrasi tersebut, mereka berkomitmen tidak akan memihak golongan atau calon tertentu alias netral.

Netralitas ini ditegaskan oleh Komandan Korem (Danrem) 163/Wirasatya Brigjen TNI Agus M Latif pada Jumat 14 Juli 2023. Agus menerangkan, TNI fokus untuk menjalankan tugasnya, yaitu mengamankan pemilu, bersinergi dengan instasi terkait lainnya agar kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar.

“Netralitas TNI (dalam pemilu) itu harga mati, kami tidak bisa diotak-atik dan sebagainya, ini sudah ketegasan dari pimpinan TNI, kami melaksanakan tugas saja untuk pengamanan,” tandasnya dalam acara silaturahmi dengan insan media di Aula Makorem 163/Wirasatya, Jalan PB Sudirman, Denpasar.

Adapun kesiapan pihaknya sejauh ini disebutkan oleh Brigjen Agus yaitu, telah melaksanakan rapat internal dan juga berkoordinasi dengan intansi terkaitt lainnya untuk berkolaborasi dalam pengamanan. Personel jajarannya juga sudah siap akan digelar ke tingkat kodim yang ada di setiap daerah.

Selain itu, pihaknya memberikan imbauan kepada masyarakat terkait penggunaan media sosial yang masif pada zaman ini. Agar setiap informasi atau berita yang diterima selalu disaring, crosscheck, dan dipastikan terlebih dahulu. “Sebelum menyebarkan ulang kepada orang lain di grupnya masing-masing, klarifikasi dahulu bahwa berita itu benar atau tidak adanya,” tambahnya.

Dengan begitu dapat mengantisipasi dan menanggulangi munculnya hoax (berita bohong), propaganda, sebagai agenda kampanye hitam yang dapat membuat gaduh di masyarakat. Sejauh ini, Jenderal bintang satu itu mengatakan keamanan khususnya di Bali cukup kondusif. Tidak ada permasalahan yang menonjol. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#korem 163/wirastya #netralitas tni #pemilu