Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Air PDAM Hanya Pelengkap, Banyak Hotel Masih Pilih ABT

I Putu Resa Kertawedangga • Kamis, 27 Juli 2023 | 03:31 WIB

 

Dirut Perumdam Tirta Mangutama Badung I Wayan Suyasa.
Dirut Perumdam Tirta Mangutama Badung I Wayan Suyasa.

BADUNG, BALI EXPRESS – Pemanfaatan air yang diproduksi Perumda Air Minum Tirta Mangutama atau yang lebih terkenal dengan PDAM Badung ternyata masih rendah bagi pengusaha hotel. Bahkan masih banyak hotel di kawasan Kuta Selatan yang memilih memanfaatkan Air Bawah Tanah (ABT). Padahal hal ini sudah tidak diizinkan oleh pemerintah melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 122 Tahun 2015 tentang Sistem Penyediaan Air Minum. Hal ini disebutkan oleh Dirut Perumdam Tirta Mangutama Badung I Wayan Suyasa, Rabu (26/7).

Menurut Suyasa, kadang penggunaan air PDAM Badung hanya diperuntukan pelengkap perizinan saja. Bahkan banyak sumur yang masih beroperasi di kawasan tersebut. “Yang jelas dalam PP Nomor 122 Tahun 2015, kalau ada jaringan PDAM, harus dipakai PDAM. Sumur boleh, tetapi dipakai cadangan saja. Tetapi kadang terbalik,” ungkapnya.

Pihaknya pun mencontohkan, di kawasan ITDC memerlukan air 10.000 kubik per hari. Namun 33 persen dari hotel di kawasan tersebut menggunakan air yang belum bisa dicatatkan sumbernya. “Hal ini yang harus kita kejar, sehingga benar-benar menggunakan air PDAM,” ujarnya, didampingi Dirtek Perumdam Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Made Suarsa dan Dirum Perumdam Tirta Mangupura Wayan Sugita.

Padahal, Suyasa menerangkan, suplai air ke kawasan tersebut bersumber dari IPA estuari sebesar 300 liter per detik. Hal ini juga mencakup kawasan timur mulai dari ITDC, Kutuh,  hingga Tanjung Benoa. “Saat ini dengan jumlah pelanggan 38 hotel di ITDC yang diserap dikisaran 35 liter per detik. Jadi memang peluangnya masih besar sekali yang kita siapkan untuk kawasan ITDC,” jelasnya.

Lebih lanjut ia berharap, hotel-hotel dapat memanfaatkan air dari suplai PDAM Badung. Terlebih keuntungan PDAM akan disetorkan ke Pemkab Badung sebagai sumber pembiayaan program-program pemerintah. Seperti salah satunya mensubsidi silang kepada pelanggan lainnya, yaitu masyarakat.

“Kenyataannya, ya nanti bulan depan (pakai PDAM), tidak menganggarkan, ooh miss komunikasi, ada juga kadang dipakai kadang tidak, sehingga kami bingung dalam hal memproduksi,” imbuhnya. (*) 


Editor : I Dewa Gede Rastana
#bali #jaringan #badung #ABT #Perumda Air Minum Tirta Mangutama #pdam