DENPASAR, BALI EXPRESS - Motif percobaan bunuh diri yang dilakukan wanita penyuka sesama jenis alias lesbian berinisial UT di kosnya, Jalan Tukad Badung, Renon, Denpasar Selatan, Bali, pada Senin (7/8), sudah terungkap.
Kepada polisi, lesbian di Bali, ini mengungkapkan penyebab dirinya melakukan aksi nekat tersebut.
Dalam memberikan keterangan, lesbian yang mencoba bunuh diri tersebut mengaku depresi karena memiliki anak dan utang selama tinggal di Bali.
Untuk diketahui, UT berpacaran dengan NPEA yang juga seorang perempuan.
Sebelum kejadian, keduanya sempat bertengkar.
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, pertengkaran pasangan lesbian ini lantaran UT punya pinjaman di beberapa tempat.
"Korban meminjam di koperasi, hingga pinjaman online (pinjol)," ujar Sukadi.
NPEA juga yang melunasi salah satu utang korban. Padahal selama ini NPEA sudah membiayai kebutuhan korban dan anaknya A.
Akan tetapi, ternyata ada utang lain dari korban yang tidak diketahui oleh pacarnya itu.
Bahkan, banyak yang menagihnya justru kepada NPEA, baik secara langsung maupun lewat WhatsApp.
Hal itulah yang memicu pertengkaran di antara pasangan lesbian tersebut.
Puncaknya pada saat kejadian, korban mengambil anaknya yang dititip di kamar tetangga kos dengan cara kasar.
Lalu, UT dengan anaknya mengunci diri di dalam kamar dan menyampaikan akan bunuh diri bersama.
Bahkan, terdengar suara semprotan Baygon. Sehingga NPEA menghubungi tetangga kos dan temanya untuk bersama mendobrak kamar korban demi menghentikan perbuatannya.
Berikutnya, tetangga kos mengambil anak korban dan memberikan minum susu bear brand.
"Situasi sempat reda dan pacar korban pergi untuk urus surat-surat," tambah Perwira Balok Tiga di pundak itu.
Namun ternyata selang berapa saat, UT menangis dan naik ke atas atap hendak bunuh diri dengan melompat.
Untungnya nyawa wanita asal Palembang itu dapat diselamatkan dengan upaya dari pihak kepolisian.
"Jadi sesuai keterangan saksi dan pertengkaran dengan pacarnya, motif korban ingin bunuh diri karena depresi punya utang dan punya anak," pungkasnya.