TABANAN, BALI EXPRESS - Momen Umanis Kuningan, Minggu (13/8), biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat di Bali untuk menghabiskan waktu ke destinasi wisata, termasuk di Kabupaten Tabanan. Salah satu adalah Pantai Cinta atau The Beach Love yang berlokasi di Banjar Kedungu, Desa Belalang, Kecamatan Kediri, Tabanan, Bali.
Pada Minggu (13/8), kunjungan masyarakat lokal ke Pantai Cinta ini mengalami peningkatan. Bahkan Wayan Budiana, Pengelola The Beach Love menyebutkan pada momen Umanis Kuningan ini, jumlah kunjungan tembus 1.000 orang lebih.
"Jumlah kunjungan pada momen Umanis Kuningan ini meningkat hingga 60 persen jika dibandingkan dengan hari biasa, hingga sore ini jumlahnya sudah tembus 1.000 orang, ini dapat dilihat dari karcis parkir yang keluar dan jumlah kendaraan yang masuk," jelasnya Minggu (13/8).
Untuk kunjungan kali ini, Budiana mengakui masih di dominasi oleh wisatawan domestik, atau lebih tepatnya masyarakat lokal baik yang berasal dari Kabupaten Tabanan ataupun darinluar Kabupaten Tabanan, yang didominasi oleh kawula muda.
Untuk aktivitas di Pantai Cinta ini, Budiana menyebutkan biasanya wisatawan datang untuk menikmati suasana sore sambil menyaksikan pemandangan matahari tenggelam. Hal ini dikatakan Budiana karena di Pantai Cinta disediakan beberapa spot untuk menikmati suasa matahari terbenam.
Salah satunya adalah di salah satu tebing di areal Pantai Cinta, di tebing ini terdapat sebuah beach Kafe yang menawarkan suasana outdoor dengan pemandangan tebing, pantai dan tentunya matahari tenggelam.
"Biasanya wisatawan ramai setelah makan siang, mereka biasanya datang untuk menikmati sunset atau berjemur di tebing ini, kami menyediakan Bean bagus sebagai penganti kursi yang langsung menghadap ke laut, saat ini sudah full," tambahnya.
Selain Pantai Cinta di Kedungu, destinasi wisata lainnya di Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan yang ramai didatangi wisatawan ketika ,omen Umanis Kuningan adalah DTW Tanah Lot. Asisten Manajer DTW Tanah Lot, I Putu Tony Wirawan mengakui jumlah kunjungan ke DTW Tanah Lot pada Umanis Kuningan mengalami peningkatan.
"Untuk peningkatannya diperkirakan sekitar 50 persen jika dibandingkan dengan hari biasa, namun pada momen manis Kuningan ini, aktivitas kunjungan masyarakat adalah untuk melakukan persembahyangan," jelasnya. (*)