GIANYAR, BALI EXPRESS - Pasca kejadian lift jatuh yang terjadi di Ayuterra Resort Ubud, Gianyar, dan menewaskan lima pekerja DW, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace langsung turun ke lapangan.
Selepasnya, Cok Ace menyempatkan diri menemui keluarga korban tragedi lift jatuh yang menewaskan lima orang karyawan, di Desa Kedewatan, Ubud, Gianyar, pada Sabtu (2/9).
Cok Ace mendatangi rumah alm. Sang Putu Bayu Adi Krisna. Orang nomor dua di Bali itu pun memberikan pelukan dan menenangkan orang tua korban yaitu Sang Putu Dharma dan Gusti Ayu Sukerti.
“Duka cita mendalam atas nama pribadi dan Pemprov Bali Saya sampaikan. Saya hanya bisa bilang kuat saja, meskipun ini menyedihkan,” katanya menenangkan.
Cok Ace juga menyampaikan bahwa Pemerintah tentu hadir dan mengawal kasus ini, sehingga ia minta keluarga terutama orang tua korban untuk sabar menunggu hasil investigasi.
“Untuk sementara fokus dulu terhadap upacara adiknya, dan saya tentu akan datang lagi ke sini,” katanya.
Ayah korban Sang Putu Dharma menjelaskan, bahwa anaknya merupakan putra pertama, dan sangat dibanggakan karena ketekunannya bekerja membantu ekonomi keluarga.
Ia pun mengatakan bahwa anaknya baru dua bulan bekerja di Ayuterra Resort sebagai pekerja harian atau DW. Saat ini ia hanya berharap bahwa kasus ini cepat terselesaikan dan upacara Ngaben anaknya bisa berjalan lancar.
Seperti diketahui sebelumnya, pada Jumat (1/9), kejadian naas menimpa lima orang pekerja DW di Ayuterra Resort Ubud, Gianyar. Tali lift putus, sehingga menyebabkan lift meluncur ke bawah dengan kecepatan tinggi dan mengempaskan lima orang yang berada di dalamnya. Atas kejadian tersebut, lima orang dinyatakan tewas.(*)