Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemilik Ayuterra Resort Ubud, Linggawati Utomo Laporkan Kontraktor Lift ke Polda Bali, Ungkap Fakta Baru

I Putu Suyatra • Senin, 11 September 2023 | 19:51 WIB
NGAKU DITIPU: Pemilik Ayuterra Resort Linggawati Utomo bersama suaminya Vincent Juwono menunjukkan laporan usai dari Polda Bali, 10 September 2023.
NGAKU DITIPU: Pemilik Ayuterra Resort Linggawati Utomo bersama suaminya Vincent Juwono menunjukkan laporan usai dari Polda Bali, 10 September 2023.

GIANYAR, BALI EXPRESS - Drama konflik terbaru melibatkan pemilik Ayuterra Resort Ubud, Gianyar, dan kontraktor lift, Mujiana, setelah kecelakaan tragis yang merenggut nyawa lima pekerja pada awal September 2023. Perseteruan antara keduanya berkaitan dengan perdebatan mengenai penyebab insiden lift maut yang mengguncang Bali tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, lima staf sebuah Ayuterra Resort di Kabupaten Gianyar, Bali, mengalami akhir tragis setelah tali penggantung lift yang mereka naiki tiba-tiba putus pada Jumat (1/9) sekitar pukul 13.00 WITA. Dua orang meninggal di lokasi kejadian, sedangkan tiga lainnya meninggal dalam perawatan di rumah sakit.

Awalnya, kontraktor lift maut bernama Mujiana kepada polisi menyebut kesalahan di pihak owner hotel. Kepala Kepolisian Resor (Polres) Gianyar AKBP I Ketut Widiada telah menyatakan, pihak kontraktor klaim owner memasang satu tali sling yang memicu kecelakaan.

Sebaliknya pihak owner Linggawati Utomo justru mengaku ditipu Mujiana sehingga membuat laporan di Polda Bali, Minggu, 10 September 2023.

Pemilik Ayuterra Resort Linggawati Utomo bersama suaminya Vincent Juwono lalu mendatangi Polda Bali.

Ternyata mengadukan kontraktor pelaksana pengerjaan lift di Ayuterra Resort bernama Mujiana.

"Saya ditipu, sehingga saya laporkan Mujiana terkait tindak pidana penipuan," kata Lingga Wati Utomo bersama suaminya Vincent Juwono, di Denpasar, Minggu (10/9).

Laporan Linggawati ke Polda Bali bukan tanpa sebab. Pasalnya Lingga merasa kecewa sekaligus nama baiknya tercoreng, akibat tidak becusnya pengerjaan lift di resort milikya yang berakibat tewasnya 5 orang karyawan resort berbintang itu. Linggawati menyebut Mujiana sukar dihubungi pasca insiden.

Lingga menjelaskan, dengan bertambahnya kamar di Ayu Terra Resort Ubud, dirinya kemudian berencana meningkatkan kapasitas lift menjadi 8 orang (upgrade, Red).

Rencana penggantian itu lantaran dirinya sudah tidak ada komunikasi dengan kontraktor sebelumnya.

Atas perantara seseorang yang ia lupa namanya, Linggawati dikenalkan kepada Mujiana yang infonya merupakan kontraktor untuk mengerjakan lift.

Dalam komunikasi lebih lanjut, Mujiana mengusulkan agar lift di Ayu Terra dibuat sama dengan lift yang ada di "Hanging Gardens" Ubud, yang menggunakan satu tali sling.

Bahkan dengan model seperti itu, Mujiana mengklaim bisa mengangkut 9 orang.

"Selang beberapa hari, pemilik "Hanging Gardens" datang ke tempatnya dan mengatakan jika menggunakan lift dengan satu tali sling," paparnya.

Hanya saja kala itu Linggawati tidak bertanya apakah yang mengerjakan lift tersebut Mujiana. Perempuan asal Jakarta ini membenarkan ia menggunakan jasa Mujiana, yang awalnya memperlihatkan beberapa sertifkat lisensi, untuk membuat inclinator (lift miring) melalui handphone sehingga dirinya pun merasa tidak ada masalah.

Dari beberapa video yang ditunjukkan, kemudian mengaku pernah mengerjakan di perusahaan-perusahaan besar serta lisensi yang diperlihatkan, ia selaku pemilik Ayuterra meyakini Mujiana orang profesional di bidang itu.

Setelah sepakat dengan nilai kontrak kerja, Mujiana mulai mengerjakan proyek peningkatan kapasitas lift pada bulan Maret 2023.

Bahkan hingga muncul insiden putusnya tali sling, belum dilakukan serah terima. Dalam kesempatan ini ia menepis anggapan beberapa kalangan yang menuding dirinya harus bertanggung jawab atas keteledoran yang terjadi.

"Justru saya tengah berupaya menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas," tambahnya.

Pihaknya merasa ditipu sehingga melaporkan Mujiana ke Polda Bali. Bukan hanya kerugian materi, tapi yang berat baginya kehilangan lima orang karyawan yang sudah dianggap seperti anak sendiri.

"Saya sangat kehilangan dengan adanya kejadian itu. Hingga sekarang, baik Mujiana ataupun asistennya tidak bisa dihubungi,” katanya.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #ubud #lift #linggawati utomo #ayuterra resort