BADUNG, BALI EXPRESS - Konferensi Tingkat Tinggi Archipelagic and Island State (KTT AIS) dimulai pada Selasa (10/10) di Nusa Dua, Badung, Bali.
Sebelum para delegasi berbagai negara datang, Kepolisian Republik Indonesia terlebih dahulu mensterilisasi venue acara.
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai kemungkinan ancaman yang ada. Sehingga dapat memastikan venue yang dipakai aman bagi para delegasi yang hadir.
Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan, salah satu venue yang disterilkan adalah Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).
Dalam sterilisasi tersebut, Polri mengerahkan Unit Jibom Gegana Brimob dengan dipimpin oleh Iptu Sujai.
"Sterilisasi tersebut, menggunakan metal detector dan peralatan canggih lainnya yang dimiliki Subden Gegana saat ini," tuturnya.
Selain Unit Jibom Gegana, kegiatan tersebut juga melibatkan Unit K9 (anjing pelacak) milik Satwa Polri. Karena unit tersebut memiliki kemampuan mendeteksi bahan peledak dan narkotika.
Sterilisasi meliputi ruangan meeting room dan lunch room, serta toilet dan seluruh peralatan yang ada di sekitar BNDCC.
Sejauh ini, petugas tidak ada menemukan hal-hal berbahaya atau benda mencurigakan yang dapat mengganggu jalannya KTT AIS. Sehingga, situasi dinyatakan aman dan kondusif.
Polri akan terus melakukan upaya tersebut hingga berakhirnya acara ini.
"Tugas ini dilakukan setiap hari yang bertujuan untuk memastikan keamanan para Delegasi/HOD KTT Archipelagic and Island States 2023," pungkasnya.
Editor : Nyoman Suarna