Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rahasia di Balik Buah Salju, si Putih yang Tumbuh Subur di Bedugul

Dian Suryantini • Jumat, 13 Oktober 2023 | 22:40 WIB
Buah Salju yang banyak dijual di pinggir jalan kawasan Bedugul, Bali.
Buah Salju yang banyak dijual di pinggir jalan kawasan Bedugul, Bali.

 

BALI EXPRESS- Buah salju belakangan viral di media sosial. Terutama TikTok. Buah salju ini banyak direview.

Di balik rasanya yang manis dan warnanya yang putih, buah salju ternyata memiliki kandungan kalori yang rendah. Maka buah ini cocok dijadikan camilan sehat.

Melansir dari Kemdikbud RI, warnanya yang putih bersih dengan tekstur lembut seperti kapas membuat buah ini dinamakan buah salju.

Buah ini juga memiliki cita rasa yang unik. Buah salju tumbuh di pohon dengan tinggi sekitar 17 sampai 30 meter.

Oleh karena itu, sering dijadikan sebagai pohon peneduh untuk tanaman coklat dan kopi.

Buah salju, juga dikenal sebagai “Salju Putih” atau “Snowberry,” merupakan tanaman yang berasal dari keluarga Caprifoliaceae.

Buah salju tumbuh di semak kecil yang biasanya ditemukan di daerah beriklim sejuk, seperti dataran tinggi dan pegunungan.

Meskipun buah salju tidak umum dikonsumsi sebagai makanan, tanaman ini telah dikenal memiliki beberapa manfaat.

Buah salju mengandung senyawa yang dikenal memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu dalam berbagai aplikasi kesehatan.

Meski buah salju tumbuh subur di Bedugul, Bali namun buah ini juga banyak ditemukan di Amerika Selatan.

Bahkan sangat populer di peru, Venezuela, dan Kolombia. Buah ini juga dikenal dengan nama lain yakni ice cream bean atau inga edulis.

Buah ini banyak ditawarkan pedagang pinggir jalan jika sudah berwarna kekuningan.

Untuk menikmati uniknya buah salju, bisa membelinya dengan harga sekitar Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per kilogram.

Buah ini memiliki kandungan nutrisi yakni 60 kalori dalam 100 gram buahnya. Ada juga kandungan protein, serat dan karbohidrat.

Selain itu, buah salju juga banyak mengandung zat antioksidan yang baik dalam memperkuat imunitas tubuh.

Bahkan dilengkapi juga dengan zat anti inflamasi yang dapat melawan peradangan.

Kandungan lain buah salju seperti gallic acid, flavonol quercetin, epicatechin juga dapat berfungsi untuk mengobati sakit kepala hingga melawan risiko kanker.

Meskipun buah salju bukanlah buah yang lazim ditemukan di pasar swalayan, kehadirannya mengingatkan akan keindahan dan keragaman alam.

Tanaman ini memberikan pelajaran penting tentang pentingnya menjaga dan merawat keanekaragaman alam. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bedugul #buah salju