DENPASAR, BALI EXPRESS- Upaya maksimal dilakukan pemerintah untuk menangani kebakaran di TPA Suwung, Denpasar, Jumat 13 Oktober.
Tak hanya mengerahkan mobil pemadam kebakaran, helikopter dukungan BNPB didatangkan untuk melakukan water bombing di TPA Suwung.
Helikopter type As350B3 tiba di Denpasar sekitar 14.30 Wita dan siap memadamkan kebakaran di TPA Suwung.
Namun sebelum helikopter itu bergerak, ada prosesi khusus yang sesuai dengan kepercayaan umat Hindu di Bali.
“Ada Prosesi khusus dilakukan sebelum helikopter bergerak, diawali ngaturang daksina pejati dan dilanjutkan nyiratin tirta ke body helikopter termasuk crew,” kata Kepala BPBD Bali I Made Rentin.
“Ini upaya niskala yang dilakukan mohon kerahayuan dan keselamatan dalam upaya operasi udara yang dilakukan dengan water bombing,” jelas Rentin.
Pihaknya berharap, alam semesta merestui pergerakan yang dilakukan, proses pemadaman berhasil dan api segera padam, serta semua personil sehat dan selamat dalam bertugas.
“Helikopter akan beroperasi di Bali sampai kebakaran TPA Suwung betul-betul dinyatakan berakhir dan api padam total,” ungkap Rentin.
Kebakaran di TPA Suwung terjadi sejak Kamis 12 Oktober 2023 siang. Api begitu cepat membesar dan meluas di tengah kondisi cuaca panas.
Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, kebakaran ini diketahui oleh staff TPA Suwung, Gede Mahardika, 51, sekitar pukul 11.00.
“Saksi bekerja di kantor TPA Suwung Kangin tiba-tiba melihat kepulan asap bersumber dari tumpukan sampah,” ujar Sukadi.
Saksi melihat asap hitam pekat dari tumpukan sampah dan beberapa saat kemudian berubah menjadi asap putih.
Diduga, kebakaran ini diakibatkan dari panasnya tumpukan sampah yang kedalamannya mencapai puluhan meter. Sehingga menimbulkan gas metana yang mudah menimbulkan percika api. (*)
Editor : I Made Mertawan