KLUNGKUNG, BALI EXPRESS - Insan pendidikan di Kabupaten Klungkung harus bisa berfikir Out Of The Box guna menyiapkan generasi muda yang dapat menjadi calon pemimpin yang santun, berbudi pekerti dan cerdas.
Hal itu lah yang disampaikan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dalam Acara Refleksi 10 Tahun Membangun Klungkung yang digelar di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Sabtu (21/10).
Dimana kegiatan itu dihadiri oleh para guru, kepala sekolah hingga pengawas PAUD/TK, SD, SMP hingga SMA/K se-Kabupaten Klungkung.
"Kedepan guru-guru tidak boleh lagi berpikir biasa saja, namun harus terus berinovasi menyiapkan generasi muda calon pemimpin dan Kepala Daerah yang santun, berbudi pekerti dan cerdas. Saya berpesan miliki Klungkung apa adanya dan jangan dibiarkan begini adanya, teruslah bekerja dan berbuat lebih baik demi Kabupaten Klungkung yang kita cintai," tegas Suwirta.
Selain itu, Bupati Suwirta mengatakan jika pihaknya secara bersama-sama dengan pemerintah telah bergerak dan berbuat dibidang pendidikan. Banyak hal yang sudah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan partisipasi sekolah yang merupakan bagian dari aksi Gema Santi.
Hal itu dirasa belum cukup, namun ia sudah harus mengakhiri masa jabatannya pada 3 November 2023 nanti tepatnya saat KPU mengumumkan Daftar Calon Tetap (DCT) Pileg 2024.
"Meskipun telah 10 tahun menjadi Bupati namun masih banyak mimpi yang belum terwujud. "Semakin banyak saya berkomitmen dan berjalan turun ke lapangan, ternyata masih banyak yang belum saya lakukan. Namun waktulah yang harus membatasi pengabdian saya sebagai Bupati, " lanjut Bupati asal Nusa Ceningan tersebut.
Sebelum acara berakhir, sejumlah guru pun menyerahkan kenang-kenangan kepada Bupati Suwirta yang didampingi Bunda PAUD Kabupaten Klungkung, Ny. Ayu Suwirta sebagai apresiasi atas 10 tahun pengabdian, pembangunan dan prestasi yang mengharumkan Kabupaten Klungkung.
Pantauan di lapangan, ada yang memberikan figura foto, karikatur, sketsa, lukisan, pajangan, parsel, buket bunga hingga pot anggrek nan cantik. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana