Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Amankan Pemilu 2024, Segini Pasukan dan Alutsista yang Dikerahkan Kodam IX/Udayana

I Gede Paramasutha • Rabu, 8 November 2023 | 21:01 WIB
APEL: Apel gelar pasukan Kodam IX/Udayana sebagai kesiapan untuk menjalankan pengamanan termasuk rangkaian proses Pemilu 2024.
APEL: Apel gelar pasukan Kodam IX/Udayana sebagai kesiapan untuk menjalankan pengamanan termasuk rangkaian proses Pemilu 2024.

DENPASAR, BALI EXPRESS - Pemilihan umum (pemilu) serentak 2024 akan berlangsung sekitar tiga bulan dari sekarang.

Guna melancarkan pesta demokrasi tersebut, jajaran Kodam IX/Udayana telah siap melakukan pengamanan.

Kodam IX/Udayana pun melaksanakan gelar pasukan yang terpusat di Lapangan Niti Mandala Renon, Rabu (8/11) untuk memastikan kesiapan personil dan peralatannya.

Kegiatan ini dipimpin oleh Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Harfendi.

Jenderal bintang dua itu mengatakan, personil pasukan dan alutsista akan terbagi di tiga provinsi, yaitu Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sesuai dengan wilayah tugas Kodam IX/Udayana.

"Kami melaksanakan apel gelar pasukan yang dimulai dari pimpinan angkatan darat di Jakarta, terus di setiap daerah melaksanakan hal yang sama,” ujarnya.

“Jadi di sini kami ingin melaporkan pada KSAD bahwa Kodam Udayana dengan 29 Kodim jajaran siap untuk mengamankan pemilu 2024," lanjutnya. 

Tak tanggung-tanggung, sebanyak 10.912 pasukan dan 2.598 unit alat utama sistem senjata (alutsista) dikerahkan Kodam IX/Udayana untuk menjalankan tugas pengamanan pemilu.

Dalam kesempatan itu, KSAD Jenderal Agus Subiyanto turut memberikan arahan secara virtual kepada Kodam Udayana agar tetap berkoordinasi dengan stakeholder lainnya, seperti Polri, Pemerintah Daerah, KPU, Bawaslu, hingga elemen atau tokoh masyarakat. Karena TNI tidak bisa bekerja hanya sendiri.

 Baca Juga: Tradisi Hindu Bali: Matiti Suara saat Maprani di Pura Ulun Danu Batur Mirip Pantun, Ini Pesan yang Diucapkan

"Kerja sama yang baik dari semua pihak diperlukan demi kemanan dan kelancaran Pemilu 2024 ini," tambahnya.

Selain itu, KSAD secara khusus menginstruksikan kepada jajarannya agar detail mendistribusikan personil pengamanan ke pulau-pulau terpencil.

Sehingga pelaksanaan pesta demokrasi bisa berjalan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan oleh pemerintah.

Lebih lanjut, Harfendi menuturkan, sesuai penyampaian dari KPU Provinsi Bali, rangkaian pemilu akan memasuki proses krusial selama 75 hari, yaitu kampanye para peserta, baik itu calon presiden-wakil presiden, partai politik maupun calon legislatif mulai 28 November 2023.

Namun, kondisi pemilu saat ini tensinya sudah mulai meninggi.

Maka dari itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat agar berpikiran sama untuk menyukseskan pemilu secara damai.

 "Mari kita bersama-sama menyukseskan Pemilu 2024 ini,” ajaknya.

“Tadi disampaikan oleh KPU bahwa Pemilu ini adalah konflik yang legal. Tetapi jangan karena ada kata-kata (konflik) itu, kita berkonflik terus. Ini adalah proses demokrasi dan harus kita lalui dan harus berhasil," tandas mantan Kasdam IX/Udayana ini.

Di akhir kegiatan, Kodam Udayana juga melakukan deklarasi damai Pemilu 2024, bersama dengan Forkopimda, elemen masyarakat, dan partai politik peserta pemilu.

Deklarasi tersebut sebagai komitmen bersama untuk menjaga jalannya pesta demokrasi yang aman, damai dan tentunya luber jurdil (langsung, umum, bebas rahasia, jujur dan adil).

Editor : Nyoman Suarna
#pasukan #alutsista #Dikerahkan #pemilu #Kodam IX/Udayana