Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dahan Pohon Beringin Patah di Bangli Bali Rusak Merajan dan Rumah, 2 Ekor Babi Mati

I Made Mertawan • Senin, 4 Desember 2023 | 21:48 WIB
Palinggih merajan Dadia Dewa Sidan di Banjar Serokadan Kaja, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli, Bali rusak tertimpa dahan pohon beringin, Senin 4 Desember 2023.
Palinggih merajan Dadia Dewa Sidan di Banjar Serokadan Kaja, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli, Bali rusak tertimpa dahan pohon beringin, Senin 4 Desember 2023.

BANGLI, BALI EXPRESS- Hampir seluruh palinggih Merajan Dadia Dewa Sidan di Banjar Serokadan Kaja, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Bangli, Bali hancur tertimpa dahan pohon beringin.  

Begitu juga dua unit rumah dan dapur rusak, termasuk dua ekor babi mati akibat patahan dahan pohon beringin tersebut.

Dahan pohon beringin berukuran besar itu patah pada Senin, 4 Desember 2023 sekitar pukul 02.30 Wita.

Salah satu pangempon Merajan Dadia Dewa Sidan Sang Nyoman Ngurah menuturkan, sebelum kejadian, hujan deras mengguyur kawasan itu sejak malam sebelumnya sekitar pukul 23.00.

Diduga sudah lapuk ditambah hujan, dahan pohon beringin di areal Pura Dalem Peneduh, utara merajan itu, patah.

"Tidak ada angin, cuma hujannya memang deras. Pohon beringin itu jadinya piak (patah)," ungkap Sang Nyoman Ngurah.

Dahan pohon beringin patah menimbulkan suara yang keras membuat beberapa orang yang tinggal sana keluar rumah.

Ternyata hanya dua palinggih di Merajan Dadia Dewa Sidan yang masih utuh. Sekitar 10 palinggih hancur.

"Bale Piasan baru sekitar 3 tahun dibangun, sekarang rusak," jelas Sang Nyoman Ngurah ditemui di lokasi kejadian, seraya menyebutkan pangempon merajan itu sekitar 20 kepala keluarga (KK).

Lanjut pria berusia 41 tahun ini, dahan pohon beringin itu juga menimpa dua rumah tinggal dan dua dapur.

Satu unit rumah lengkap dengan dapur miliknya.  Satu lagi rumah plus dapur  saudaranya, Sang Putu Ardana. Bangunan itu rusak.

Bahkan saat kejadian ada dua wanita lanjut usia tidur di rumah itu. "Di rumah Sang Putu Ardana itu tidur Sang Ayu Ketut Raka yang kena kayu bagian wajah,  sedikit lebam," katanya.

"Kalau di rumah saya itu tidur biang  (ibu), tidak kena tapi sempat terjebak. Setelah melihat merajan rusak, baru saya ngeh ternyata rumah juga kena dan ada orang tua di sana," tambahnya.

Pihaknya belum bisa memastikan jumlah kerugian akibat bencana itu, namun dilihat dari kerusakan kira-kira mencapai ratusan juta rupiah.  “Ada juga 2 ekor babi mati tertimpa pohon beringin. Babi itu juga milik saudara saya,” sebut Sang Nyoman Ngurah.

Setelah kejadian itu, masyarakat bersama BPBD Bangli gotong royong membersihkan material. Tampak pula Camat Susut Dewa Putu Aprianta di lokasi.

Menyikapi cuaca di Bangli beberapa hari ini, Kepala BPBD dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli I Wayan Wardana mengimbau masyarakat tetap waspada.

Sebisa mungkin membatasi aktivitas di luar rumah. "Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air atau gorong-gorong," pesan Wardana. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #hujan deras #rumah rusak #bangli #Dahan Pohon Beringin