TABANAN,BALI EXPRESS- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menggelontorkan dana sebesar Rp 1,199 miliar untuk menyewa Gedung Hardys di Jalan Insinyur Soekarno, Bypass Kediri, Tabanan yang difungsikan sebagai Gudang Penyimpanan Logistik Pemilu 2024.
Ketua KPU Kabupaten Tabanan I Wayan Suwitra, ketika dikonfirmasi membenarkan harga sewa gedung tersebut mencapai angka diatas Rp 1 miliar. Namun dirinya mengaku, tidak ikut dalam proses sewa gudang tersebut.
"Karena saat saya dilantik menjadi Ketua KPU Tabanan, gudang tersebut sudah ada. proses sewa ini dilakukan oleh angkatan sebelum kami dilantik di KPU, jadi prosesnya sebelum periode ini," jelasnya.
Meski tidak mengikuti proses penyewaan gedung tersebut, namun Suwitra menjelaskan jika proses sewa gedung tersebut tidak dilakukan sekaligus untuk satu areal gedung yang luasnya sekitar 30 are, namun dilakukan secara bertahap.
Seperti yang disebutkannya, pada periode bulan September 2023 sampai Agustus 2024 KPU menyewa gedung seluas 15 are. Namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, maka maka pada bulan Desember 2023 sampai Februari 2024 luas gudang yang disewa ditambah 13 are lagi.
"Sehingga total saat ini, seluruh gedung di sewa oleh KPU dengan engan total sewa Rp1,199 miliar. Menurut hemat kami, bangunan itu termasuk layak dan representatif untuk dijadikan gudang penyimpanan logistik Pemilu " lanjutnya.
Karena sudah di sewa oleh KPU Tabanan, maka pemeliharaan gedung dilanjutkan Suwirta dilakukan oleh Pihak KPU Tabanan. Salah satunya adalah melakukan pengecekan setiap saat terhadap kondisi gudang agar jangan sampai ada kebocoran,mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan.
"Lampu juga kami hidupkan sepanjang hari, untuk penyimpanan logistik pun kami lakukan dengan hati-hati supaya tidak merusak logistik tersebut, seperti melakukan pemasangan palet supaya logistik tidak langsung menyentuh lantai," tambahnya. (*)