SINGARAJA, BALI EXPRESS– Polsek Seririt yang menangani kasus pengeroyokan di Desa Pangkungparuk, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali disebut-sebut telah mengantongi identitas pelaku.
Hanya saja, polisi masih enggan membeberkan identitas para pengeroyok yang menyebabkan WB, warga Desa Umejero, Kecamatan Busungbiu, Buleleng meregang nyawa.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika dikonfirmasi, Sabtu, 20 Januari 2024 mengatakan, polisi tengah berupaya mengepung pelaku pengeroyokan itu.
Identitasnya pun telah terungkap dan kasus ini masih dalam proses penyelidikan. WB pun konon dikeroyok oleh pihak keluarga dari selingkuhannya.
“Dari informasi yang dikumpulkan, korban diduga selingkuh. Perempuannya dari Pangkungparuk. Perselingkuhan itu ketahuan lalu terjadilah pengeroyokan itu,” ungkapnya.
Polisi juga enggan menyebutkan jumlah pelaku pengeroyokan yang menghilangkan nyawa WB, meskipun identitas dan motif pengeroyokan mulai terungkap.
“Masih diselidiki. Yang jelas informasinya seperti itu,” kata dia.
Baca Juga: Bali Buka Rute Penerbangan Langsung ke Shanghai Setelah Tertunda Setahun!
Peristiwa pengeroyokan terjadi pada Sabtu, 13 Januari 2024 sekitar 22.30 Wita.
Pengeroyokan itu menewaskan satu orang warga asal Desa Umejero. Korban WB didapati tergeletak penuh luka.
WB sempat dirawat di rumah sakit umum Tangguwisia selama satu malam.
Ia lantas dirujuk ke RSUD Buleleng dengan kondisi tidak sadarkan diri.
Pada Minggu, 14 Januari 2024, WB dinyatakan meninggal dunia. (*)
Editor : I Made Mertawan