BANGLI, BALI EXPRESS- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur Kedisan-Penelokan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali.
Kali ini kecelakaan melibatkan sebuah truk. Kejadiannya Selasa, 6 Februari 2024 sekitar pukul 08.30 Wita.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun truk mengangkut pasir DK 8701 FS mengalami kerusakan.
Kapolsek Kintamani Kompol I Nengah Sukerna mengungkapkan, kecelakaan tunggal itu terjadi bermula ketika truk tersebut datang dari arah Kedisan (bawah) menuju Penelokan.
Truk itu dikemudikan oleh I Dewa Gede Darmayasa,30, warga Desa Katung, Kecamatan Kintamani.
Saat berada di jalan tanjakan, truk ini tiba-tiba mengalami patah as. Sopir tak bisa berbuat banyak sehingga mobil berjalan mundur.
Truk warna putih itu baru berhenti setelah menabrak pembatas jalan, lalu terguling di kebun warga.
“Karena as pendek patah, truk yang dikemudikannya mundur sehingga menabrak pembatas jalan dan jatuh ke kebun warga,” jelas Sukerna.
Baca Juga: Pemerintah Papua Melibatkan Masyarakat dalam Pembangunan Papua: Inisiatif Menuju RPJPD 2025-2045
Sebelumnya pada Sabtu, 13 Januari 2024, pasang suami istri (pasutri) asal Jakarta tewas di jalur tersebut.
Mereka mengalami kecelakaan gara-gara rem sepeda motor yang dikendarainya tiba-tiba tidak berfungsi alias blong.
Saat itu mereka yang datang dari arah Penelokan melewati jalan turunan. Akibatnya, sepeda motor melaju tanpa kendali hingga menabrak guardrail atau pagar pengaman jalan.
Eky Pratama Sutarmo,28, dan Istrinya, Nisa Fardhibajjatsiyah,28, terpental hingga tewas di tempat kejadian.
Sementara anak perempuannya yang berusia 3 tahun mengalami luka-luka dan sempat dirawat di RSUD Bangli. (*)
Editor : I Made Mertawan