Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perayaan Imlek di Kelenteng Ling Gwan Kiong Singaraja Bali: Sajikan Makanan Gratis tanpa Pandang Agama

Dian Suryantini • Minggu, 11 Februari 2024 | 14:44 WIB
Cindra Dewi sedang menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada umat yang datang ke Kelenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja, Bali, Sabtu, 10 Februari 2024.
Cindra Dewi sedang menyiapkan makanan untuk dibagikan kepada umat yang datang ke Kelenteng Ling Gwan Kiong, Singaraja, Bali, Sabtu, 10 Februari 2024.

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Di tengah kesibukan dan keramaian Kota Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali, Kelenteng Ling Gwan Kiong menjadi tempat istimewa saat Imlek, Sabtu, 10 Februari 2024.

Kelenteng yang berlokasi di kawasan Pelabuhan Tua Buleleng ini selalu menjadi pusat perayaan Imlek di Buleleng.

Saat Imlek, ratusan warga Tionghoa akan datang untuk beribadah ke kelenteng itu. Umat lain juga boleh melakukan persembahyangan di sana.

Pada malam perayaan yang sederhana, kelenteng Ling Gwan Kiong menyediakan hidangan bagi siapa pun yang datang, tanpa memandang latar belakang atau kepercayaan agama.

Sekretaris T.I.T.D Ling Gwan Kiong Made Minarsa Polos (Po Hwe Min) mengatakan, sekitar 60 hingga 70 kilogram beras yang berasal dari bantuan umat dan pembelian dari pengurus kelenteng dimasak saat Imlek.

Tak hanya itu, lauk pauk turut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengunjung.

“Selain sebagai tempat ibadah, kelenteng ini juga menjadi tempat kebersamaan dan kedermawanan bertemu. Untuk makanan gratis ini kami menyiapkan untuk sekitar 700 orang dan selalu habis,” ungkapnya.

Proses persiapan hidangan ini pun dilakukan dengan penuh dedikasi. Di beberapa tempat, umat berkumpul untuk memasak beras menjadi nasi.

Setelah matang, hidangan tersebut kemudian dibawa dengan penuh kehati-hatian ke kelenteng, tempat kudapan itu disajikan kepada siapa pun yang datang.

Kelenteng ini tidak hanya menyediakan makanan untuk umat Tionghoa namun untuk siapa pun yang datang ke kelenteng. Dari jam 5 sore, hidangan mulai disajikan secara gratis.

“Ada telur, ayam suir, sop, dan masakan lainnya. Sederhana saja,” ujar Cindra Dewi sembari membagikan makanan kepada umat.

Bersama ibu-ibu pengurus kelenteng lainnya, tangan Cindra Dewi dengan cekatan menyapit lauk pauk di hadapannya untuk diberikan ke piring umat.

Dengan tertib umat yang datang mengantri. Setiap perayaan Imlek, klenteng Ling Gwan Kiong selalu menyiapkan makanan gratis.

“Walau sederhana yang penting maknanya. Kami ingin berbagi rezeki di hari yang bahagia ini,” ujarnya. (*)

 

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #imlek #kelenteng #singaraja #buleleng